Hukum & Kriminal

Akhirnya, Inspektorat Turun ke Desa Beringin Terkait Dugaan Penyelewengan Anggaran Desa

Koordinasi Pihak Inspektorat & Masyarakat Desa Beringin. [Foto: Asri Romansa]

KOLAKA UTARA, SULAWESINEWS.COM – Kunjungan Inspektorat ke Desa Beringin ke Kecamatan Ngapa, Kolaka Utara Sulawesi Tenggara, merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat tentang adanya dugaan penyalahgunaan anggaran dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) tahun anggaran 2016 oleh Kepala Desa Beringin, Asis.

Dalam kunjungan tersebut, Inspektur pembantu (Irban) wilayah 2, Haeril, didampingi dua anggota, melakukan tatap muka dengan beberapa tokoh pemuda dan masyarakat dikediaman sekretaris desa, Ahmad Masykur, untuk berkordinasi terkait beberapa kasus yang sedang meng-hangat saat ini. Rabu, (26/5/2017).

Meski sempat terjadi perdebatan soal Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Kepala Desa yang tidak dibawa oleh pihak Inspektorat, akhirnya sejumlah aparatur desa mulai diperiksa dan dimintai keterangan soal tunjangan yang tidak pernah mereka terima. Bahkan ada beberapa orang diantaranya yang menerima, namun tidak sesuai dengan catatan yang ada pada laporan tersebut.

Baca Juga:  Dugaan Korupsi Desa Beringin, Giliran Sekdes Akan Dipanggil?

Koordinasi dalam pertemuan hari ini, memunculkan beberapa fakta. “Pelaksanaan program yang sudah dianggarkan tahun sebelumnya, namun baru dilaksanakan beberapa hari terakhir ini. Bahkan, dalam dokumen LPJ, terdapat tanda tangan dan stempel yang diduga palsu,” Ungkap H. Lukman, salah satu tokoh pemuda Desa Beringin yang turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Saat yang sama, Pihak Inspektorat melalui Irban Wilayah 2, Haeril mengatakan, besar kemungkinan pihaknya akan bekerja melakukan kroscek lapangan selama tiga hari untuk menemukan dimana letak pelanggaran laporan tersebut.

“Sementara ini, kami mengambil keterangan beberapa perangkat desa terkait soal tunjangan. Mungkin besok pengecekan fisik di lapangan baru bisa dilakukan” tegas Haeril.

Baca Juga:  Hasil Pilkades Disoal, Saksi Minta Panwas Buka Kotak Suara

Ditanya soal sanksi, apabila ditemukan bukti pelanggaran dalam perkara ini, Haeril mengatakan, segera merekomendasikan dan memerintahkan kepala Desa untuk mengembalikan anggaran ke kas Desa. “Saat ini sudah ada pengembalian dana ke kas desa senilai 100 juta rupiah” ujar Haeril.

Sebagaimana diketahui, pasca kepala Desa Beringin dihearing oleh DPRD dua pekan lalu, hari ini pihak Inspektorat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan anggaran Desa Beringin yang sudah terjadi beberapa tahun sebelum nya.

ASRI ROMANSA

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top