Edukasi

S2 Ilmu Admistrasi Publik PPs-Unismuh Makassar Akreditasi B

Dr. Abdul Mahsyar, M.Si

MAKASSAR, SULAWESINEWS.COM – Pemerintah telah memberi amanah dan kepercayaan kepada prodi S2 Ilmu Administrasi Publik PPs-Unismuh Makassar, untuk menyelenggarakan proses pembelajaran secara baik dan benar.

Salah satu bentuk kepercayaaan tersebut  dengan memberikan peringkat akreditadi B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), sejak 10 Januari 2017 lalu.

Demikian ditegaskan Ketua Prodi S2 Ilmu Administrasi Publik PPs-Unismuh Makassar, Dr. Abdul Mahsyar, M.Si kepada media Jumat, (17/11/2017).

Dijelaskan, sertifikat akreditasi itu bernomor; SK BAN-PT, No: 0328/SK/BAN-PT/Akred/M/1/2017, Ilmu Administrasi Publik terakreditasi dengan peringkat B.

Masa berlaku mulai  10 Januari 2017 sampai dengan 10 Januari 2022 dan  ditandatangani oleh Direktur Dewan Eksekutif BAN-PT, Prof. T. Basaruddin, tegas doktor administrasi publik PPs-Unhas 2013 ini.

Baca Juga:  Sulsel Tertinggi Kedua di Indonesia Pernikahan Usia Dini

Semenjak mulai mendapatkan izin operasional 2007,  prodi ini telah mencetak sebanyak 137 magister administrasi publik.

Para alumni itu menyebar berkarier pada kantor pemerintah dan swasta di Makassar dan sekitarnya.

Program Magister Administrasi Publik ini menawarkan dua konsentrasi yakni, manajemen publik serta kebijakan publik. Kedua konsentrasi ini setiap kali penerimaan maba berimbang peminatnya, tegas  kelahiran Bone, 30 Maret 1968 ini.

Tahun akademik berjalan 2017, jumlah mahasiswa yang terdaftar di Pusat Data Pendidikan Tinggi (PD Dikti) Kemenristekdikti sebanyak 130 orang.

Akan  tetapi mahasiswa  yang aktif melakukan transaksi akademik sebanyak 70  orang, ungkap DPK PPs-Unismuh Makassar ini.

Setiap penerimaan maba, jumlah yang diterima antara 20-27 orang. Hal ini sesuai kapasitas daya tampung serta rasio dosen dimiliki kampus, ungkap magister administrasi  publik PPs-Unhas 1998 ini.

Baca Juga:  UKM Kosaster Siin Unasman Polewali Mandar Gelar Festival Teater se-Sulbar, Ini Jadwal Acaranya

Selain menggunakan dosen tetap, sejumlah Guru Besar dari kampus Unhas, UNM, UIN Alauddin serta LAN Makassar juga jadi dosen luar biasa, ungkap peneliti di LP3M Unismuh Makassar ini.

Penulis: Yahya

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top