Ragam

Puluhan KK di Desa Ini Belum Menikmati Aliran Listrik, Kades: Kita Akan Bantu PLTS

Kepala Desa Tambuha, Amirullah

KOLAKA UTARA, SULAWESINEWS.COM – Sebanyak 27 kepala keluarga di dusun enam Desa Tambuha, Kecamatan Watunohu, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara, belum bisa menikmati aliran listrik dari PLN.

Kepala Desa Tambuha, Amirullah, menyebutkan, warga dusun tersebut yang rata-rata menggantungkan hidup sebagai pembudidaya ikan bandeng dan udang, belum bisa menikmati aliran listrik sampai saat ini disebabkan jarak rumah warga berjauhan. Selain itu, kata dia, warga tersebut berada di lokasi tambak.

“Itu disebabkan jarak dari rumah ke rumah berjauhan. Dan mereka tinggal di daerah tambak, sehingga sampai saat ini mereka belum bisa menikmati aliran  listrik,” kata Amirullah, saat ditemui Sulawesinews.com, Selasa (28/11/2017).

Amirullah menjelaskan, agar warganya di dusun itu bisa menikmati penerangan pada malam hari, ia pun melakukan musyawarah dengan BPD dan tokoh masyarakat setempat.

Baca Juga:  Kejar Penunggak Pajak, Samsat dan Satlantas Polres Sinjai Gencar Razia

Dalam musyawarah itu, disepakati untuk bantuan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dari anggaran Dana Desa, melalui pemberdayaan tahun 2017.

“Rencana, insya Allah dari 27 rumah warga saya yang belum memiliki aliran listrik akan mendapatkan bantuan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), yang pengadaanya bersumber dari dana pemberdayaan. Tapi akan diadakan secara bertahap. Dan saya pastikan 2019 nanti dari 27 rumah itu akan mendapatkan semua,” lanjutnya.

Sementara untuk tahun ini, kata dia, baru lima kepala keluarga yang mendapat bantuan Pembangkit Listrik Tenaga Surya karena keterbatasan anggaran.

Selain itu, Amirullah menambahkan, penyerapan anggaran Dana Desa untuk pembangunan fisik tahun 2017, dia programkan rabat beton sepanjang 230 meter dengan lebar empat meter untuk di dusun satu.

Baca Juga:  Kemenristekdikti Gelar Sosialisasi Publikasi 2017 di Kopertis IX Sulawesi

“Sementara di dusun dua, sepanjang 280 meter dengan  lebar yang sama dan yang menghabiskan anggaran 490 juta. Itu belum termasuk pembuatan jembatan di dusun enam dan pengerasan jalan di dusun tiga,” tutupnya.

Reporter : Andi Momang
Editor : Yumul

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top