Edukasi

Kemenristekdikti Gelar Sosialisasi Publikasi 2017 di Kopertis IX Sulawesi

Kemenristekdikti Gelar Sosialisasi Publikasi 2017 di Kopertis IX Sulawesi

SULAWESINEWS.COM – Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) lewat Subdit Fasilitasi Publikasi Ilmiah Direktorat Pengelolaan Kekayaan Intektual, menggelar Sosialisasi Publikasi Ilmiah Tahun 2017, Selasa (28/11/2017) yang berlangsung di Kantor Kopertis Wilayah IX Sulawesi, Jl Bung Tamalanrea, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Sosialisasi diikuti para dosen Kopertis Wilayah IX Sulawesi yang ada di Kota Makassar. Peserta yang dipersiapkan sebanyak 50 orang, tetapi saat acara berlangsug peserta membludak sehingga panitia menambah kuota.

Demikian dikatakan, Kepala Subdirektorat Fasilitasi Publikasi Ilmiah, Direktorat Pengelolaan Kekayaan Intektual Kemenristekdikti RI,  Aldi Haryadi, ST, pada saat memberi sambutan acara.

“Sosialisasi dengan peserta melebihi kuota menjadi pertanda kalau para dosen di jajaran Kopertis IX semakin sadar akan pentingnya publikasi ilmiah bagi para dosen,” katanya.

Baca Juga:  Bupati Bone Tinjau Jalan Titian di Lonrae

Seminar  kali ini menampilkan narasumber diantaranya;  Aldi Haryadi (Pengantar Kebijakan),  Wasmen Manalu (Etika Publikasi), Suminar S Achmadi (Publikasi Buku dan Konferensi), Lukman (Publikasi Jurnal Ilmiah dan Akses E-Resources Kemenristekdikti), Deden Sumirat Hidayat (Perangkat dalam Pengelolaan Publikasi).

Wasmen Manalu, mengatakan publikasi ilmiah dan penelitian harus mempunyai tujuan. Selain itu, juga bisa memberikan kontribusi nyata terhadap perkembangan suatu ilmu, baik dalam tatanan akademis maupun dalam bentuk bahan buku ajar.

“Karya ilmiah  akan berpengaruh  memajukan ilmu pengetahuan, menemukan teknologi, serta menghasilkan inovasi bermanfaat bagi peningkatan peradaban dan kesejahteraan manusia,”  ujar Wasmen.

Dosen dalam melakukan penelitian secara mendetail dari segala aspek, agar  hasil penelitian  bisa dipertanggung jawabkan sesuai ketentuan berlaku.  Para peneliti dituntut menjunjung tinggi dan menjaga perbuatan dan tindakan yang tidak bertanggung jawab dalam penelitian.

Baca Juga:  Jesika Ditikam Pelanggannya di Salon

“Hal lain juga perlu diperhatikan  peneliti yaitu mempunyai kemampuan bernalar, originalitas, tanggap dan sigap, kecermatan, bisa bekerja sama, sikap moral dan memiliki kreasi  tinggi,” tegasnya.

Sementara panitia lokal Sosialisasi Publikasi 2017, Muh Yasin, S.Sos, M.Si menyebutkan, jika panitia mengundang peserta lewat email, peminat cukup banyak sehingga melewati kuota dari 50 yang ditetapkan.

“Semua dosen yang datang di lokasi seminar pada  ruang aula Kopertis IX Sulawesi, diikutkan dalam acara sosialisasi. Kehadiran mereka itu,  menjadi bukti sudah mulai tinggi semangat melakukan publikasi karya ilmiah para dosen itu,” tegas Muh Yasin yang juga salah seorang staf pegawai Kopertis IX Sulawesi ini. (Rls)

Penulis : Nirwan & Yahya

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top