Hukum & Kriminal

Tarik Paksa Mobil Konsumen, Leasing Adira Finance Akan Dipolisikan

SINJAI, SULAWESINEWS.COM – Pihak debt collektor menarik secara paksa dan secara sepihak kendaraan bermotor dengan dalil menunggak cicilannya.

Seperti halnya yang dialami warga Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang bernama Rizal.

Rizal pemilik mobil Xenia hitam merupakan warga Kecamatan Sinjai Timur ini merasa haknya dirampas oleh pihak Adira Finance Sinjai, Senin (29/1/2018).

Rizal yang ditemui di Kantor Adira Finance Cabang Sinjai yang terletak di jalan AP Pettarani menuturkan bahwa mobil yang telah dia cicil selama 4 tahun itu, akan lunas tahun depan. Namun ditarik secara paksa oleh pihak Adira dan tanpa sepengetahuan serta tidak disertai surat perintah penarikan karena telah menunggak selama 3 bulan.

“Betul (angsuran) saya memang telah menunggak selama 3 bulan dan sebenarnya saya baru mau menebusnya. Tapi pihak Adira Finance lebih dulu menarik mobil saya. Itupun tanpa sepengatahuan saya karena kendaraan tersebut dipakai oleh saudara,” jelas Rizal.

Baca Juga:  Gara-Gara Uang Rp 100 Ribu, IRT Dihantam Balok Hingga Kepala Sobek

Masih dikatakan Rizal, pihak Adira Finance tidak boleh serta merta langsung mau menarik paksa mobil saya sebab tidak mungkin saya tidak bayar karena sisa 1 tahun lagi baru lunas.

“Saya rasa ini akal-akalan saja, karena selamanya begitu kalau mobil mau lunas selalu ambil kesempatan untuk menarik mobil dengan alasan menunggak. Saya merasa dirugikan dan jika ini tidak diindahkan, maka saya akan laporkan ke pihak kepolisian,” tuturnya.

Ketua LSM Sinjai Geram, Awaluddin Adil, menyebutkan bahwa tindakan yang dilakukan (Adira Finance) ini adalah tindakan perampasan, dimana diatur peraturan menteri PMK nomor 130/PMK/10/2012 tentang pendaftaran fidusia yang mewajibkan leasing mendaftarkan jaminan fidusia paling lambat 30 hari sejak perjanjian kredit ditandatangani.

Baca Juga:  Ganti Rugi Lahan Pembangunan Embung Tak Kunjung Dibayar, Warga Desa Unjuk Rasa

Apalagi kata Awaluddin, hal tersebut tercantum dalam pasal 368, pasal 365 KUHP ayat 2,3 dan junto pasal pasal 335 yang berbunyi tindakan leasing oleh debt collektor yang mengambil secara paksa kendaraan dirumah merupakan tindak pidana pencurian dan menurut peraturan Kapolri nomor 8 tahun 2011 bahwa satu-satunya yang berhak menarik kendaraan kredit bermasalah adalah kepolisian.

Sementara itu, Manajer Adira Finance Cabang Sinjai yang coba ditemui tidak berada ditempat. Namun security Adira Finance yang dikonfirmasi mengatakan bahwa pihak eksternal Adira Finance Bulukumba yang melakukan penarikan mobil milik Rizal.

“Jadi kita tunggu saja pihak eksternal Adira Finance Bulukumba yang menarik mobil pak Rizal kemarin, karena mereka mungkin lebih tahu,” tutupnya.

Penulis : Awal
Editor : Yusdi Muliady
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top