Hukum & Kriminal

Penculikan Murid SD di Bone Hebohkan Warga

BONE, SULAWESINEWS.COM – Warga Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan kembali dihebohkan dengan kabar penculikan terhadap anak-anak.

Kabar terbaru, seorang murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) 198 Cinennung Kecamatan Cina, yang berinisial ABN (9), diduga diculik di sekolahnya, Selasa (19/02/2019) sekitar pukul 07.00 Wita.

Dugaan penculikan ABN pun dilaporkan ke Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Cina, oleh orang tua korban.

Kapolsek Cina Iptu H Rahim, yang dikonfirmasi awak media membenarkan jika pihaknya telah menerima laporan dugaan penculikan tersebut dan sementara dilakukan penyelidikan.

Pelaku Dibekuk

Kurang dari 24 jam, pelaku penculikan tersebut akhirnya berhasil diringkus Satresmob Polres Bone.

Tim Resmob Polres Bone yang dipimpin Ipda Ahmad Alfian, membekuk pelaku di sebuah Masjid di Desa Biccoing Kecamatan Tonra, Rabu (20/2/2019) dini hari.

Baca Juga:  Lompat dari Kapal, Megawati Belum Ditemukan, Tim SAR Perluas Area Pencarian

Pelaku diketahui bernama Ahmad Rais (26) warga Jalan Andi Massakirang, Kelurahan Tibojong, Kecamatan Tanete Riattang Timur.

“Kami amankan pelaku bersama korban di dalam masjid Nur Subaedah yang terletak di Desa Biccoing Kecamatan Tonra, Kabupaten Bone. Dari pengakuan pelaku, dia sedang istirahat,” kata Kanit Resmob Polres Bone, Ipda Alfian kepada wartawan.

Alfian menyebutkan, sebelum diringkus, pelaku sempat membawa korban ke Kabupaten Sinjai.

“Pengakuan pelaku dan korban sempat ke Sinjai dan singgah di salah satu rumah kos, kemudian ke Bone lagi,” jelas Alfian.

Disebutkan pula, antara pelaku dan korban ada hubungan keluarga dan saling mengenal antara keduanya.

Sementara itu, Hermayanti, ibu korban menyebutkan jika pelaku pernah berkunjung di rumahnya beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  Dinas PUPR Kerahkan Tim Bersihkan Sampah di Watampone Hingga Malam

“Pelaku adalah sepupu dua kali dengan bapaknya. Saya juga tidak pernah menyangka dia melakukan hal itu. Dia memang pernah datang satu kali di rumah, tapi sudah lama,” ujar Hermayanti, kepada wartawan.

Informasi sebelumnya yang diperoleh, pagi itu korban diantar ke sekolah oleh bapaknya.

Berselang beberapa waktu kemudian, ada seorang saksi mata melihat pelaku datang menjemput ABN dengan menggunakan sepeda motor, dan membonceng korban menuju ke arah selatan (Kabupaten Sinjai).

Orang tua ABN baru mengetahui anaknya sedang tidak berada di sekolah, ketika hendak menjemput anaknya di sekolah sekitar pukul 14.00 Wita, dan mendapatkan informasi kalau anaknya diduga diculik.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini pelaku diamankan di Mapolres Bone untuk penyidikan lebih lanjut. (Tim)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

COPYRIGHT © 2015 - 2019 - PT SULAWESI MULTIMEDIA GRUP

To Top
error: Content is protected !!