Ekonomi

Nelayan Sinjai Berterima Kasih Kepada Pemerintah Daerah

SINJAI, SULAWESINEWS.COM – Tidak perlu menunggu lama bagi Pemerintah Daerah untuk merealisasikan percepatan pelayanan publik di bidang perizinan perikanan yang menjadi salah satu program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Sinjai.

Setelah diresmikan oleh Bupati Sinjai pada tanggal 09 Desember 2018 yang lalu, kini gerai pelayanan perizinan perikanan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSTP) yang berpusat di tempat pelelangan ikan di Kelurahan Lappa, Kecamatan Sinjai Utara, telah melayani 7 jenis izin perikanan diantaranya Surat Izin Penangkapan Ikan atau SIPI yang selama ini menjadi keluhan bagi nelayan di Kabupaten Sinjai.

Saat ditemui di gerai pelayanan perizinan perikanan Lappa, Kepala DPMPTSP, Andi Adeha Syamsuri menjelaskan bahwa gerai pelayanan perizinan perikanan di Sinjai merupakan upaya pemerintah untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dalam hal ini nelayan. hingga hari ini.

Baca Juga:  173 ASN Sinjai Ikuti Pendidikan Bela Negara, Ini Kata Kesbangpol

Hanya dalam waktu dua bulan, gerai telah mengeluarkan 208 SIPI,” ujar Andi Adeha, Jumat (22/02/2019).

Andi Adeha Syamsuri menekankan bahwa gerai pelayanan siap melayani setiap hari tanpa mengenal hari libur, selama 24 jam, tanpa dipungut biaya. Setiap harinya, gerai melayani kurang lebih 20 orang dan untuk mendapatkan 1 izin, pemohon hanya perlu menunggu paling lama 15 menit. Selain dari segi pelayanannya, gerai juga mampu menghindarkan para nelayan dari jeratan calo.

Lanjut Andi Adeha, bahwa perizinan perikanan merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

“Apa yang dilaksanakan Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai adalah semata-mata upaya pemda mewujudkan pelayanan prima kepada nelayan dengan memberi kemudahan dan percepatan perizinan,” jelas Adeha.

Adapun seluruh penerimaan terkait dengan keuangan langsung masuk ke kas daerah Provinsi Sulawesi Selatan. Selama dua bulan berjalan, kontribusi nelayan Sinjai terhadap PAD Provinsi Sulawesi Selatan mencapai Rp. 74.765.000,-.

Baca Juga:  Kembangkan Desa Wisata, Disparbud Sinjai Benchmark di Bali

Dikesempatan tersebut, Kadis DPMPTSP Kabupaten Sinjai menyerahkan surat izin kepada 3 (tiga) nelayan yang bermohon.

Seorang pemohon Anwar yang lebih akrab dipanggil Fang Manna, yang merupakan nelayan asal Sinjai Utara mengaku sangat bersyukur dengan adanya Gerai Pelayanan Perizinan Perikanan.

“Sebelumnya, saya dan nelayan lain harus mengeluarkan biaya besar untuk mengurus izin di Makassar. Tidak hanya untuk transport, nelayan harus membiayai pula penginapan karena harus menunggu penyelesaian izin hingga 3 hari bahkan ada yang sampai satu bulan,” kata Anwar.

Kini, kata Anwar, setelah adanya gerai pelayanan, saya bisa mendapatkan izinnya hanya dalam waktu 2 sampai 5 menit, dan ini tentu memudahlan segala pekerjaan kami bersama nelayan lainnya.

Olehnya itu, saya berterima kasih kepada pemerintah daerah Kabupaten Sinjai yang telah memberikan perhatian kepada kami nelayan di Sinjai, dalam memudahkan proses izin bagi nelayan yang akan berlayar,” ucapnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

COPYRIGHT © 2015 - 2019 - PT SULAWESI MULTIMEDIA GRUP

To Top
error: Maaf hargai karya orang lain. Kalau mau copy artikel, hub admin