Sulsel

Pemkab Luwu Timur Gelar Musrenbang Anak, Ini Kata Wakil Bupati

LUWU TIMUR, SULAWESINEWS.COM – Komitmen Pemerintah Kabupaten Luwu Timur untuk menjadikan daerahnya sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) terlihat saat acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Anak, Rabu (13/03/2019).

Dalam kegiatan yang seluruh peserta melibatkan anak tersebut diselenggarakan oleh Bapelitbangda Kabupaten Luwu Timur, di gedung wanita Simpurusiang, Puncak Indah, Kecamatan Malili.

Kegiatan ini sebagai ruang untuk anak mengungkapkan pendapat dan mengekspresikan hak mereka dalam pembangunan daerah.

Anak-anak peserta Musrenbang yang berasal dari perwakilan SLTP dan SLTA yang ada di Kabupaten Luwu Timur tersebut, terlihat sangat antusias saat menjelaskan kebutuhan dan permasalahan yang mereka rasakan selama ini kepada Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, yang turut hadir ditempat itu.

Baca Juga:  Sambut HUT Lutim ke-16, Pemkab Gelar Tabligh Akbar

Menurut Irwan, forum tersebut adalah salah satu upaya yang sistematis dan berkelanjutan dalam memberikan ruang yang lebih luas bagi anak-anak untuk berpartisipasi dalam perencanaan pembangunan daerah.

“Negara juga menjamin hak anak dalam menyampaikan pendapat dan didengar pandangannya,” kata Irwan.

Risna, salah satu peserta Musrenbang Anak dari Kecamatan Burau, tanpa sungkan menyampaikan keluhannya dihadapan Irwan yang saat itu didampingi oleh Kepala Dinas Sosial dan P3A, Sukarti, bersama Kadis Pendidikan, La Besse.

Dari persoalan pendidikan hingga keluhan mereka soal sarana kebersihan disampaikan langsung dihadapan Wakil Bupati Luwu timur tersebut.

Risna juga mengeluhkan soal jarak sekolah dari tempat tinggalnya yang cukup jauh dan hanya mengandalkan sarana bus sekolah yang di siapkan Pemerintah.

Baca Juga:  Mutakhirkan BDT, Husler Tegaskan Data Akurat Penentu Keberhasilan Program Penanggulangan Kemiskinan

Mendengar langsung berbagai masukan dari anak-anak peserta Musrenbang Anak, Irwan menginstruksikan OPD terkait untuk menindaklanjutinya.

“SKPD terkait harus mampu menyerap aspirasi anak-anak pada Musrenbang ini,” pintah Irwan.

Menurutnya, aspirasi anak-anak tidak boleh berhenti di Musrenbang saja. Tetapi harus menjadi masukan bagi Pemerintah dalam setiap kebijakan agar memiliki keberpihakan terhadap anak.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

COPYRIGHT © 2015 - 2019 - PT SULAWESI MULTIMEDIA GRUP

To Top