Pemerintahan

Sekda Soppeng Tekankan ASN Jaga Etika dan Integritas

SOPPENG, SULAWESINEWS.COM – Sekretaris Daerah kabupaten Soppeng Drs. HA Tenri Sessu, M.Si memberikan materi etika publik di ruang Diklat BKPSDM, di Jalan Cikke’e Watansoppeng, Selasa 09 April 2019.

Di depan para peserta, HA Tenri Sessu, menjelaskan bahwa setiap organisasi harus memiliki kode etik untuk mengatur dan menyukseskan visi misinya.

“Begitu juga dengan para Aparatur Sipil Negara (ASN), diatur oleh kode etik yang mengatur tentang disiplin dan hukumannya,” katanya.

Ia juga menegaskan, setiap ASN harus memiliki kemampuan lebih dan harus mengetahui lebih banyak cabang ilmu, supaya lebih efektif melayani masyarakat.

“Jangan terfokus sama satu ilmu saja, supaya bisa lebih mandiri dan mampu menjawab setiap pertanyaan dari masyarakat walau sedikit,” tuturnya.

Baca Juga:  Hadiri Rapat Koordinasi Kewaspadaan Nasional, Ini Kata Bupati Soppeng

Masih dikatakan Tenri Sessu, ada hal yang terlupakan oleh banyak ASN di Indonesia sekarang, adalah tidak peka pada kondisi masyarakat sehingga terkadang program tidak mengena pada kepentingan dan kebutuhan masyarakat.

Bahkan menurut dia, banyak ASN yang tidak mengetahui tupoksinya sehingga mempengaruhi pelayanan pada masyarakat.

“Ketersediaan data di setiap SKPD, harus lengkap. Supaya bisa memberikan informasi yang akurat dan transparan pada masyarakat,” jelasnya.

Oleh karena itu, Sekda mengharapkan kinerja dan akuntabilitas harus ditingkatkan karena sangat dibutuhkan setiap saat.

“Setiap ASN harus menjadi pengayom atau pelindung, terutama saat ini kita akan melaksanakan Pemilu dalam waktu dekat,” ujarnya.

Tenri Sessu juga menyebutkan, meski ASN dibatasi aturan perundang-undangan. Tetapi bukan halangan untuk selalu berinovasi demi kemajuan daerah.

Baca Juga:  Kayuh Sepeda dari Makassar, Komunitas Esso-Esso Gowes Berkunjung ke Soppeng

“Jangan takut memulai berinovasi, karena tidak ada manusia yang sempurna,” kata Tenri Sessu, memotivasi.

Ia menambahkan, ASN harus pahami bahwa setiap melaksanakan tugas pokoknya, semata-mata untuk kepentingan mensejahterakan masyarakat, walaupun banyak keterbatasannya.

“Terkait pembangunan di daerah ini, kita mengutamakan skala prioritas atau yang lebih mendesak,” jelasnya.

“Di lingkungan kita sekarang ini, sudah mulai dituntut pengelolaan Pemerintahan yang lebih efektif. Maka kita perlu mempersiapkan diri dengan keahlian dan keterampilan yang lebih banyak,” tutupnya.

Pada kesempatan itu, turut hadir Kepala Bidang Diklat BPKSDM Soppeng dan 40 peserta Diklat. (Adv)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

COPYRIGHT © 2015 - 2019 - PT SULAWESI MULTIMEDIA GRUP

To Top