Pelaku Penganiayaan Siswa SUPM Bone Ditangkap, Ini Motifnya

Pelaku Penganiayaan Siswa SUPM Bone Ditangkap, Ini Motifnya

Kamis, 17 Januari 2019,

BONE, SULAWESINEWS.COM – Tim Resmob Polres Bone berhasil membekuk pelaku penganiayaan terhadap Andi Muhammad Rivaldi (18), siswa Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Negeri Bone, Kamis (17/01/2019) sekitar pukul 02.00 Wita di Dusun Mauleng Desa Watu Kecamatan Barebbo, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.

Pelaku diketahui bernama Syahrul Anshari (18), warga DusunMauleng Desa Watu Kecamatan Barebbo, Bone. Pelaku adalah siswa di sekolahtersebut yang sebelumnya sudah diskors karena diduga nakal.

Informasi yang dihimpun, bahkan pelaku sebelumnya pernah melakukanpengeroyokan kepada korban. Namun saat itu, pihak keluarga dan pihak sekolahmelakukan mediasi sehingga kedua belah pihak saling memaafkan.

“Pelaku adalah siswa di situ (SUPM) yang sudah diskors. Motifpenganiayaan tersebut adalah dendam, karena sebelumnya pelaku dan korban pernahterjadi permasalahan,” ujar Kasat Reskrim Polres Bone, Iptu Mohammad Pahrunyang dikonfirmasi melalui telepon selular, Kamis (17/01/2019).

Dari hasil interogasi, kata Pahrun, pelaku mengakuiperbuatannya telah melakukan penganiayaan tersebut dengan cara menikam korban dibagian leher, lengan kanan, bahu sebelah kiri dan bagian kepala dengan menggunakanpisau dapur.

Akibat penganiayaan tersebut, korban menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru Bone, karena menderita sejumlah luka sayatan.

Untuk proses hukum lebih lanjut, kini pelaku beserta barang bukti berupa pisau dapur yang digunakan telah diamankan di Mapolres Bone.

Diberitakan sebelumnya, Andi Muhammad Rivaldi (18), salahseorang Siswa Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Negeri Bone, SulawesiSelatan, menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) TenriawaruBone, setelah menjadi korban penganiayaan di asrama kompleks SUPM Bone, JlSungai Musi, Kelurahan Waetuo Kecamatan Tanete Riattang Timur, Senin(07/01/2019) sekitar pukul 02.00 Wita dini hari.

Saat kejadian, korban sedang tidur di lorong asrama. Kendati demikian, saat itu pelaku tidak diketahui identitasnya. Karena pada saat kejadian, di lokasi tersebut mengalami pemadaman listrik.

YUSDI MULIADY

TerPopuler