Bersama Pengusaha, Bupati Wajo Bahas Soal Sutera

Bersama Pengusaha, Bupati Wajo Bahas Soal Sutera

Kamis, 28 Februari 2019,

WAJO, SULAWESINEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Wajomelalui Dinas Perindustrian menggelar pertemuan terkait rencana di tahun 2019dalam pengelolaan dan pengembangan persuteraan di Kabupaten Wajo, SulawesiSelatan, Rabu (27/02/2019) di ruang pimpinan Dinas Perindustrian.

Bupati Wajo Dr H Amran Mahmud, saat menghadiri pertemuan tersebutmengatakan, hal itu merupakan langkah untuk meletakkan awal dari rintisanpersuteraan di Kabupaten Wajo.

“Saya ingin buah pikiran untuk dipersembahkan untuk mengembangkankejayaan sutera dari hulu sampai ke hilir di Kabupaten Wajo,” ujarnya.

Amran pun menambahkan, sebuah daerah tidak bisa maju kalau kitatidak melibatkan pengusaha.

“Untuk maju, daerah harus mempunyai tiga kriteria yaitu pemerintahnya,masyarakatnya yang solid serta dunia usaha dibuka ruang selebar-lebarnya,”urainya.

Selain itu, dikatakan pula jika persuteraan di Wajo berjalansesuai harapan, tentunya hal itu akan menjadi daya tarik wisatawan di Daerahtersebut.

“Nantinya Danau Tempe juga akan kita jadikan wisatainternasional, di Padduppa nanti ada outlet-outlet sutra,” jelasnya.

Sementara wakil bupati Wajo H Amran SE, mengatakan jangansampai icon persuteraan di daerah itu diambil (klaim) oleh orang lain.

“Diupayakan kita harus membenahi persuteraan kita. Supaya sutera menjadi ikon yang paten di Kabupaten Wajo,” harapnya.

Sekadar informasi, dalam pertemuan ini di hadiri pula Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo, Kepala Dinas Pariwisata, anggota DPRD Wajo, staf Dinas Perindustrian Kabupaten Wajo dan sejumlah pengusaha sutera di Wajo.

TerPopuler