Ingin Dengar Langsung Keluhan Warga, Bupati Luwu Timur Intens Menyapa Hingga Pelosok

Ingin Dengar Langsung Keluhan Warga, Bupati Luwu Timur Intens Menyapa Hingga Pelosok

Rabu, 27 Februari 2019,

LUWU TIMUR, SULAWESINEWS.COM – Memasuki paruh keduamasa jabatannya, Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler, bersama Wakilnya, IrwanBachri Syam, intens menyapa warganya hingga ke pelosok.

Seperti yang mereka lakukan hari ini di pesisir DanauTowuti, Desa Rante Angin, Kecamatan Towuti, Rabu (27/02/2019).

Husler dan Irwan mengunjungi masyarakat pesisir Towuti untukmendengar langsung keluhan warga dan mengecek langsung realisasiprogram-programnya di lapangan.

Di tengah-tengah warga desa yang saat itu berkumpul dihajatan salah satu warga, Husler berdialog langsung dengan mereka.

Satu persatu keluhan disampaikan oleh warga kepada orangnomor satu di Luwu Timur tersebut.

Kepada warga, Husler meminta mereka untuk bersabar terkaitjaringan listrik PLN yang belum menjangkau wilayah tersebut. Menurutnya, haltersebut dikarenakan jaringan kabel sebagian besar melalui kawasan hutanlindung.

Husler mengungkapkan jika pihaknya saat ini tengahmengupayakan pelepasan kawasan hutan seluas 84 ribu hektar, termasuk di wilayahtersebut, dan saat ini telah memasuki tahap pemetaan lokasi.

“Dalam waktu dekat, jika SK Menteri Kehutanan terkaitpelepasan kawasan hutan wilayah Luwu Timur telah keluar, maka kita akanlangsung membenahi jaringan listrik yg sempat tertunda,” janji Huslerdihadapan warga.

“Ini sudah jadi komitmen saya bersama Wakil Bupatiuntuk mengupayakan jaringan PLN bisa sampai di desa ini,” sambungnya.

Usai mendengar keluh kesah warganya, Husler bersama wakilnya, Irwan Bachri Syam, Ketua DPRD Kab. Luwu Timur, H. Amran Syam, dan kepala Dinas PMD, Halsen, melanjutkan kunjungannya untuk meninjau bendungan desa yang rusak akibat tersapu banjir serta melihat kondisi sekolah setingkat SLTP yang keadaannya masih memprihatinkan.

Melihat kondisi kedua bangunan ini, kedua pucuk pimpinan di Bumi Batara Guru ini berjanji akan mengalokasikan anggaran untuk pembangunan tiga ruang kelas baru (RKB) di sekolah tersebut.

TerPopuler