Panglima TNI dan Kapolri Melakukan Kunjungan di Ponpes Nahdlatul Ulum Maros

Panglima TNI dan Kapolri Melakukan Kunjungan di Ponpes Nahdlatul Ulum Maros

Rabu, 13 Februari 2019,

MAROS, SULAWESINESW.COM – Pangdam XIV/Hasanuddin,Mayjen TNI Surawahadi, mendampingi panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto danKapolri Jenderal Pol Tito Karnavian bersama rombongan, saat melakukan kunjungansilaturrahim ke Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum Jl. Samudera Kelurahan Soreang,Kecamatan Lau Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (12/02/2019)malam.

Dalam kunjungannya itu, rombongan disambut hangat olehpimpinan Ponpes Anregurutta KH Sanusi Baco Lc bersama warga Ponpes NahdlatulUlum, yang juga dihadiri Menteri Ketenagakerjaan, Gubernur Sulsel, PangkoopsauII, Kapolda Sulsel, Danlantamal VI/Makassar, Danlanud Sultan Hasanuddin, Danrem141/Toddopuli, Bupati Maros dan para Ulama serta tokoh masyarakat KabupatenMaros.

“Selamat datang Bapak Panglima TNI, Kapolri bersamarombongan di Ponpes Nahdlatul Ulum. Ini sebuah penghargaan bagi kami. Bapak-bapakmeluangkan waktu berkunjung dan bersilaturrahim,” ucap AGH Sanusi Baco.

AGH Sanusi Baco juga mendoakan Panglima TNI dan Kapolri,supaya berkerja dengan maksimal dan selalu mendapat bimbingan dari Allah.

Ungkapan selamat datang dan penghargaan, tidak hanyadisampaikan oleh pimpinan Ponpes, namun ucapan yang sama pula dilontarkanGubernur Sulsel Prof Dr Nurdin Abdullah ketika memberikan sambutan.

“Terima kasih Panglima TNI bersama rombongan,meluangkan waktunya hadir di Ponpes Nahdlatul Ulum ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjantomengawali sambutannya, dengan mengajukan pertanyaan kepada santri dan santriwati yang hadir kurang lebih 823orang itu.

“Siapa mau jadi Panglima TNI atau Kapolri”, anaksantri pun serentak teriak saya sambil acungkan tangan.

Ia pun sangat mengapresiasi dan bangga, atas keinginan sertacita-cita mulia para anak santri-santriwati yang hadir.

Dirinya pun berharap, ada diantara salah satu atau seluruhsantri dihadapannya, menjadi Panglima TNI maupun Kapolri.

“Untuk itu, belajarlah dengan pintar sehingga apa yangkalian cita-citakan dapat tercapai, demi kemajuan bangsa dan negara yang kitacintai dan banggakan ini,” ungkap Panglima TNI.

“Korelasi antar ulama, santri dan pesantren adalah satunilai yang sangat strategis, untuk memajukan sebuah bangsa, yang namanyaIndonesia,” tambahnya.

Selain itu, dihadapan para undangan dan santri-santriwatiyang hadir, Panglima TNI juga menyebutkan bahwa setiap kunjungan kerja, dirinyaberupaya untuk menyempatkan waktu berkunjung ke pondok pesantren.

“Karena pesantren bukan saja mengajarkan ilmu pengetahuan,tetapi terkhusus sebagai tempat untuk mempelajari ilmu agama Islam,” tutupnya.

Sekedar informasi, rombongan tiba sekitar pukul 19.30 Wita dan meninggalkan Ponpes sekitar pukul 21.40 wita.

MALIK

TerPopuler