Sekda Luwu Timur Buka Diklat Peningkatan Pengelolaan Arsip, Ini Tujuannya

Sekda Luwu Timur Buka Diklat Peningkatan Pengelolaan Arsip, Ini Tujuannya

Selasa, 26 Februari 2019,

MAKASSAR, SULAWESINEWS.COM – Sekretaris Daerah Kabupaten Luwu Timur, H. Bahri Suli, membuka diklat peningkatan kapasitas pengelola arsip Pemerintah Kabupaten Luwu Timur yang bekerjasama BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2019 bertempat di Hotel Remcy Masale, Panakukang Makassar, Senin (25/02/2019) kemarin.

Pembukaan diklat ini dihadiriKepala BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan, Imran Jauzi, narasumber dari ArsiparisMadya Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Jakarta, Dinas Perpustakaan danKearsipan Provinsi Sulawesi Selatan dan Kadis Perpustakaan dan Kearsipan DaerahLuwu Timur.

Sekretaris Daerah KabupatenLuwu Timur, H. Bahri Suli dalam sambutannya mengatakan, tujuan Diklat iniadalah untuk memantapkan pemahaman pengenai pengelolaan Arsip di Pemkab LuwuTimur.

Bahri Suli menambahkan, saatini Arsip merupakan komponen yang sangat penting karena arsip merupakan asetPemerintah dan perlu dijaga dan diselamatkan.

Selain itu, kata dia, kemajuanteknologi yang telah menjadikan dunia semakin terbuka turut serta berpengaruhdalam hal pengelolaan arsip tersebut.

“Jadi Diklat initujuannya adalah untuk menjamin keselamatan bahan pertanggungjawaban tentangperencanaan, pelaksanaan, dan untuk menyediakan bahan pertanggungjawabantersebut bagi kegiatan pemerintah sekaligus memberikan pengetahuan danketerampilan tentang pengelolaan Arsip,” jelas Bahri Suli.

Sementara itu, Kasubid DiklatTeknis dan Prajabatan, Ahyar dalam laporannya menyampaikan, tujuan yang dingindicapai setelah mengikuti diklat peningkatan kapasitas pengelola arsip ini,adalah untuk menjamin keselamatan arsip dan menemukan kembali arsip dengancepat serta terwujudnya sadar arsip dan tertib administrasi.

Diklat peningkatan kapasitas pengelola arsip Pemerintah Kabupaten Luwu Timur ini, diikuti sebanyak 44 peserta yang berasal dari setiap OPD Lingkup Pemkab Luwu Timur yang bertugas menangani pengarsipan di OPD masing-masing.

Kegiatan ini akan dilaksanakan selama 5 (Lima) hari, mulai tanggal 25 Februari s/d 1 Maret 2019, dengan narasumber dari Arsiparis Madya Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

TerPopuler