Cabuli dan Bunuh Wanita, Dua Pemuda di Kolut Diringkus Polisi

Cabuli dan Bunuh Wanita, Dua Pemuda di Kolut Diringkus Polisi

Sabtu, 09 Maret 2019,

KOLAKA UTARA,SULAWESINEWS.COM – Aparat KepolisianResor (Polres) Kolaka Utara (Kolut) menangkap Ferri (21) warga Desa SimbulaKecamatan Katoi, dan Bayu (26) warga Desa Lawadia Kecamatan Kodeoha.

Keduanya adalah pelaku pembunuhanyang disertai pencabulan terhadap seorang wanita bernama Safia (35).

Pencabulan dan pembunuhan tersebutterjadi sepekan lalu di Desa Batu Ganda Kecamatan Lasusua, Kolaka Utara,Sulawesi Tenggara.

Ferri dan Bayu ditangkap ditempat persembunyiannya di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Kamis (07/03/2019).

Informasi yang berhasildihimpun, kronologis kejadian berawal saat kedua pelaku usai pesta miras.

Pelaku Ferri berniat ketemudengan (korban) kekasihnya. Ia pun menghubungi korban untuk ketemuan disatu tempat. Kedua pelaku pun berangkat ke TKP dengan berboncengan.

“Setelah tiba di TKP, pelaku yang bernama Bayu bersembunyi di semak- semak. Sementara Ferri menunggu korban yang merupakan kekasihnya yang telah di pacarinya kurang lebih dua bulan,” ujar Kapolres Kolaka Utara, AKBP Susilo Setiawan SIK, kepada awak media saat menggelar konferensi pers di Mapolres Kolut, Sabtu (09/03/2019).

Saat korban tiba di TKP, kataSusilo Setiawan, pelaku Ferri mengajak korban untuk berhubungan badan. Usaimelakukan hubungan badan, korban meminta agar Ferri bertanggung jawab atasperbuatannya.

“Namun pelaku Ferrimenolak untuk bertanggung jawab. Tapi korban mengancam akan melaporkan perbuatanhal itu ke Kepala Desa. Saat itu juga Ferri langsung kalap dan mencekik leher korbansampai mengeluarkan darah dari mulutnya,” jelas Susilo.

“Saat Ferri mencekik leher (korban)kekasihnya itu, tiba-tiba Bayu keluar dari semak-semak dan ikut menggaulikorban dalam kondisi sekarat,” tambah Kapolres.

Dikatakan Susilo, usai keduapelaku melampiaskan nafsu bejatnya tersebut, keduanya pun memukul kepala korbandengan mengunakan batu sebanyak tiga kali.

“Sehingga korban meninggaldunia akibat hantaman batu. Sebelum pelaku meninggalkan TKP, barang berupa duaunit HP milik korban juga dibawa pelaku,” ungkap Kapolres.

Susilo menyebutkan, kedua pelaku terancam hukuman 15 tahun penjara untuk kasus pembunuhannya, dan Sembilan tahun untuk kasus pencabulannya.

ANDI MOMANG

TerPopuler