Pemkab Soppeng Evaluasi Penerapan Sistem Transaksi Non Tunai

Pemkab Soppeng Evaluasi Penerapan Sistem Transaksi Non Tunai

Selasa, 19 Maret 2019,

SOPPENG, SULAWESINEWS.COM – Dalam upaya menciptakantata kelola keuangan yang bersih, transparan, dan akuntabel, PemerintahKabupaten (Pemkab) Soppeng menggelar kegiatan monitoring dan evaluasi pelaksanaantransaksi non tunai.

Sekretaris Daerah (Sekda) Drs HA Tenrisessu M.Si membukaacara tersebut di ruang pola kantor Bupati Soppeng, Selasa (19/03/2019).

Sekda dalam sambutannya mengatakan, transaksi non tunai itumenciptakan perubahan di dalam tata kelola keuangan kita di seluruh Indonesiatermasuk di Kabupaten Soppeng.

“Tentu hal ini berdampak pada pelaksanaan aktivitaskita yang selama ini mungkin agak mudah kita lakukan. Namun dengan adanyaaturan ini, saya minta tetap mengikuti peraturan yang berlaku,” imbaunya.

Ia juga menjelaskan, transaksi non tunai ini memang masihmenemui kendala, antara lain pembayaran listrik dan  BBM.

“Makanya saya minta Bank Sulselbar bisa bekerja sama dengan pihakPLN, karena belum ada kerjasama. Karena keterlambatan pembayaran Listrik, bisaberdampak pada denda atau pemutusan listrik,” jelasnya.

Ia juga mewarning kepada pengguna anggaran dan kuasapengguna anggaran, agar lebih memahami kewenangannya dalam melakukan pengelolaan.

“Maksimalkan kerja dan tanggung jawab PPTK, adalahmelengkapi administrasi keuangan pada saat melakukan  kegiatan dan diserahkan pada bendahara,”tegasnya.

Sekda berharap, temuan administrasi yang sudah didapati baik besar atau kecil segera dilengkapi administrasinya.

“Jangan ada temuan berulang-ulang karena bisa berpengaruh pada prestasi kita memperoleh predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK-RI,” harapnya.

YUSDI MULIADY

TerPopuler