Serahkan Kembali Dua Ranperda ke Pemkab, DPRD Sinjai Gelar Rapat Paripurna

Serahkan Kembali Dua Ranperda ke Pemkab, DPRD Sinjai Gelar Rapat Paripurna

Rabu, 20 Maret 2019,

SINJAI, SULAWESINEWS.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) KabupatenSinjai, menggelar rapat paripurna penyerahan kembali dua Rancangan PeraturanDaerah (Ranperda), yang digelar di ruang rapat paripurna DPRD, Selasa(19/3/2019) malam.

Dua Ranperda yang diserahkantersebut, yakni Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun2018-2023, dan Ranperda Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Tahun2018-2033.

Ranperda tersebut diserahkanlangsung Ketua DPRD Sinjai, Abd Haris Umar kepada Wakil Bupati Sinjai AndiKartini Ottong, yang disaksikan oleh yang turut hadir, yakni unsur Forkopimda,anggota DPRD Sinjai, Sekretaris DPRD, Staf Ahli, Asisten Setdakab Sinjai, sertapejabat daerah lainnya.

Wakil Ketua I DPRD Jamaluddindalam pidato pengantarnya mengatakan, berbagai dinamika dalam proses pembahasandua Ranperda tersebut, dan dapat dilakukan dengan baik, berkat terjalinnyasinergitas antara DPRD dan Pemerintah Daerah.

Meski dalam proses pembahasanterkadang diwarnai dengan adu argumentasi karena masing-masing mengemukakanpendapat yang berbeda.

“Meski pun demikian,pada intinya semua memiliki tujuan yang sama, yaitu agar peraturan daerah yangdihasilkan betul-betul memenuhi kriteria untuk memandu gerak langkah pemerintahdaerah dalam menjalankan roda pemerintahan, dan pembangunan di kabupatenSinjai,” ujarnya.

Jamaluddin menambahkan,dengan diserahkannya kembali dua Ranperda ini merupakan rangkaian akhir dariseluruh rangkaian pembahasan sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah olehPemerintah Daerah.

“Sesuai pasal 267 ayat 2 UUNo. 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah yang menyebutkan bahwa RanperdaKabupaten/Kota tentang RPJPD dan RPJMD yang telah disetujui bersama olehBupati/Wali Kota dan DPRD Kabupaten/Kota sebelum ditetapkan paling lama 3 harisetelah persetujuan bersama disampaikan kepada Gubernur sebagai wakilpemerintah pusat untuk dievaluasi,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil BupatiSinjai Andi Kartini Ottong mengatakan bahwa dua Ranperda ini merupakaninstrumen yang sangat penting dalam menjalankan tugas dan fungsi pemerintahanyang diamanahkan oleh masyarakat, dan sebagai upaya penjabaran visi misi kepaladaerah.

“Dokumen RPJMD ini tidakhanya akan menjadi pegangan dalam upaya melaksanakan visi misi kepala daerah,tetapi juga telah dirumuskan untuk dapat memenuhi kewajiban pemerintah daerahdalam penyediaan kebutuhan dasar masyarakat akan standarpelayanan,”katanya.

“Dengan lahirnya 2Ranperda ini, selain sebagai amanat dan ketentuan peraturan perundang-undanganyang lebih tinggi, juga akan menjadi landasan hukum terhadap rencanapembangunan jangka menengah daerah sebagai penjabaran dari visi-misi danprogram kepala daerah untuk jangka waktu 5 tahun,” sambungnya. (Adv)

TerPopuler