Sekda Soppeng Tekankan ASN Jaga Etika dan Integritas

Sekda Soppeng Tekankan ASN Jaga Etika dan Integritas

Rabu, 10 April 2019,

SOPPENG, SULAWESINEWS.COM– Sekretaris Daerah kabupaten SoppengDrs. HA Tenri Sessu, M.Si memberikan materi etika publik di ruang Diklat BKPSDM,di Jalan Cikke’e Watansoppeng, Selasa 09 April 2019.

Di depan para peserta, HA TenriSessu, menjelaskan bahwa setiap organisasi harus memiliki kode etik untukmengatur dan menyukseskan visi misinya.

“Begitu juga dengan para Aparatur Sipil Negara (ASN), diatur oleh kode etik yang mengatur tentang disiplin dan hukumannya,” katanya.

Ia juga menegaskan, setiapASN harus memiliki kemampuan lebih dan harus mengetahui lebih banyak cabangilmu, supaya lebih efektif melayani masyarakat.

“Jangan terfokus samasatu ilmu saja, supaya bisa lebih mandiri dan mampu menjawab setiap pertanyaandari masyarakat walau sedikit,” tuturnya.

Masih dikatakan Tenri Sessu,ada hal yang terlupakan oleh banyak ASN di Indonesia sekarang, adalah tidakpeka pada kondisi masyarakat sehingga terkadang program tidak mengena padakepentingan dan kebutuhan masyarakat.

Bahkan menurut dia, banyakASN yang tidak mengetahui tupoksinya sehingga mempengaruhi pelayanan padamasyarakat.

“Ketersediaan data disetiap SKPD, harus lengkap. Supaya bisa memberikan informasi yang akurat dantransparan pada masyarakat,” jelasnya.

Oleh karena itu, Sekda mengharapkankinerja dan akuntabilitas harus ditingkatkan karena sangat dibutuhkan setiapsaat.

“Setiap ASN harus menjadipengayom atau pelindung, terutama saat ini kita akan melaksanakan Pemilu dalamwaktu dekat,” ujarnya.

Tenri Sessu juga menyebutkan,meski ASN dibatasi aturan perundang-undangan. Tetapi bukan halangan untukselalu berinovasi demi kemajuan daerah.

“Jangan takut memulaiberinovasi, karena tidak ada manusia yang sempurna,” kata Tenri Sessu,memotivasi.

Ia menambahkan, ASN haruspahami bahwa setiap melaksanakan tugas pokoknya, semata-mata untuk kepentinganmensejahterakan masyarakat, walaupun banyak keterbatasannya.

“Terkait pembangunan didaerah ini, kita mengutamakan skala prioritas atau yang lebih mendesak,” jelasnya.

“Di lingkungan kita sekarangini, sudah mulai dituntut pengelolaan Pemerintahan yang lebih efektif. Makakita perlu mempersiapkan diri dengan keahlian dan keterampilan yang lebihbanyak,” tutupnya.

Pada kesempatan itu, turuthadir Kepala Bidang Diklat BPKSDM Soppeng dan 40 peserta Diklat. (Adv)

TerPopuler