Wakili Bupati, Plt Kepala Disperindag Sinjai Hadiri Rakor Identifikasi Barang Kebutuhan Pokok

Wakili Bupati, Plt Kepala Disperindag Sinjai Hadiri Rakor Identifikasi Barang Kebutuhan Pokok

Kamis, 11 April 2019,

SINJAI, SULAWESINEWS.COM – Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perindag KabupatenSinjai, Ir. Muh. Ramlan Hamid, M.Si, menghadiri rapat koordinasi identifikasibarang kebutuhan pokok menjelang puasa dan idul fitri, yang berlangsung diHotel Gammara Makassar, Rabu (10/04/2019).                                    

Rapat koordinasi ini dihadirioleh kementerian perdagangan Inspektur Jenderal (itjen) Kemendag Ida Rustini,Wakil Gubernur Propinsi sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman,  Bupati/Walikota se-Sulsel, para kepala dinasperindustrian dan perdagangan se-SulSel.

Wakil Gubernur PropinsiSulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengatakan dalam sambutanya, bahwaPemerintah siap menyambut bulan Puasa dan Hari Raya Idul Fitri 1440 H melaluisinergi dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam mengantisipasi potensikenaikan permintaan bahan pokok yang dapat mempengaruhi harga.                   

“Jelang Puasa, kamiingin memastikan bagaimana ketersedian bahan pokok dan kondisi harganya, meskipasokan aman dan harga stabil di daerah-daerah,” Ungkapnya.

Sementara Inspektur Jenderal(Itjen) Kemendag Ida Rustini dalam sambutanya menyatakan bahwa kementerian Perdagangan(Kemendag) memastikan ketersedian dan harga kebutuhan pokok di pasar rakyat danritel modern aman menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) 2019.

Utamanya menjelang puasaRamadhan serta Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah. Kepastian ini diperolehberdasarkan pemantaun langsung Kemendag di sejumlah daerah di Indonesia.

Menurut Inspektur Jenderal(Itjen) Kemendag Ida Rustini menyatakan, ini sudah menjadi tugas pemerintahuntuk memantau dan mensosialisasikan pasokan bahan pokok.                                         

Tahun 2018 lalu, pemerintahberhasil mengendalikan harga bahan pokok, terutama pada HBKN dan Tahun Barutergambar dari tingkat inflasi yang semakin menurun. Inflasi kelompok bahanmakanan tahunan (YoY) pada tahun 2014-2018 juga cenderung turun.

Kementerian Perdagangan(Kemendag) memastikan ketersedian dan harga kebutuhan pokok di pasar rakyat danritel modern aman menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) 2019. Utamanyamenjelang puasa Ramadhan serta Lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah.

Kepastian ini diperolehberdasarkan pemantaun langsung Kemendag di sejumlah daerah di Indonesia.

Menurut Inspektur Jenderal(Itjen) Kemendag Ida Rustini menyatakan, ini sudah menjadi tugas pemerintahuntuk memantau dan mensosialisasikan pasokan bahan pokok.

Kemendag telah menyiapkanempat langkah strategis dalam menyambut HBKN tahun ini. Pertama, melaluipenguatan regulasi yaitu pendaftaran pelaku usaha. Kedua, melaluiPenatalaksanaan, yaitu melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan PemerintahDaerah, instansi terkait dan pelaku usaha. Ketiga melalui Pemantauan danPengawasan. Keempat, melalui upaya khusus, yaitu penetrasi pasar ke pasarrakyat dan toko swalayan.

Berdasarkan hasilperkembangan harga bahan pokok dari Dinas Perdagangan Kota Makassar tercatatharga bahan pokok relatif stabil. Misalnya saja beras premium dengan harga Rp10.000/kg-Rp10.800/kg, harga beras medium Rp9.560/kg (beras medium HET SulawesiRp9.450/kg). Khusus beras, Bulog Divre Sulselbar mencatat hinga akhir April2019 diprediksi mencapai 140.000 ton yang bisa mencukupi kebutuhan beras diSulsel selama 40 bulan.

Sementara untuk hargakebutuhan pokok lainnya masih stabil, diantaranya minyak goreng Rp10.583/kg,gula pasir Rp12.000/kg, tepung terigu Rp7.000/kg, bawang merah Rp31.708/kg,bawang putih Rp27.000/kg, dan daging sapi Rp105.000/kg-Rp110.000/kg. Sementaraharga daging ayam Rp26.667/kg dan telur Rp21.083/kg. Harga cabai merah keritingRp15.583/kg, cabai rawit Rp25.917/kg.        

Usai acara, Plt Kepala DinasPerindustrian dan Perdagangan menyampaikan bahwa untuk harga kebutuhan pokokdid aerah kabupaten Sinjai masih dalam keadaan stabil.

“Maka dari itu kami selakupemerintah daerah akan slalu tetap melakukan pemantauan dan pengawasan di setiappasar di Sinjai, sehingga harga kestabilan bahan pokok terus terjaga sampaimemasuki bulan puasa dan idul fitri,” jelasnya.

“Pemerintah kabupaten Sinjaijuga akan tetap melakukan koordinasi dengan melaporkan harga barang kebutuhanpokok ke pemerintah propinsi setiap hari. Kemudian untuk stok pelaporannya satukali seminggu setiap hari Selasa, dan diharapkan koordinasi tim terpadu untukpemantauan harga tetap berjalan,” harap Ramlan. (Adv)

TerPopuler