Pemkab Bahas Taman Hutan Raya, Wabup: Semoga Menjadi Icon Sinjai

Pemkab Bahas Taman Hutan Raya, Wabup: Semoga Menjadi Icon Sinjai

Rabu, 01 Mei 2019,

SINJAI, SULAWESINEWS.COM –Wakil Bupati Sinjai Hj. Andi Kartini Ottong membuka Rapat Pembahasan RancanganBuku Desain Tapak Dan Peta Desain Tapak Pengelolaan Pariwisata Alam Taman HutanRaya (Tahura) Abdul Latief Kabupaten Sinjai yang berlangsung di Hotel GrandRofina, Selasa (30/4/2019).

Dinas Lingkungan Hidup DanKehutanan selaku penyelenggara Rapat mengatakan bahwa Tujuan dari rapat iniadalah membahas bagaimana pengembangan Tahura Abdul Latief yang berada di DesaBatu Belerang dalam segi pengelolaan pariwisata alam baik dari segi penyediaanjasa dan sarana prasarana alam.

Diketahui Tahura Abdul LatiefKabupaten Sinjai telah memiliki beberapa dokumen awal yang telah disahkan olehKementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan RI. Diantaranya Dokumen Tata BatasKawasan, Dokumen Rencana Pengelolaan Jangka Panjang 2016-2025, Dan DokumenPenataan Blok.

Khusus tahun 2019 blok yangdisusun adalah blok pemanfaatan. Diketahui ada 5 Blok yang diatur dalam DokumenPenataan Blok yaitu, Blok Pemangaatan, Blok Rehabilitasi, Blok Koleksi, BlokTradisional, dan Blok Perlindungan.

Proses pengembangan TahuraAbdul Latief ini juga mengacu pada Program Unggulan Pemerintah Daerah KabupatenSinjai No.34, yaitu menjadikan Tahura sebagai Pusat Pendidikan, Penelitian, DanWisata.

Hasil akhir dari RancanganBuku Desain Tapak Dan Peta Desain Tapak Pengelolaan Pariwisata Alam Tahura yangdibahas, nantinya akan dinilai dan disahkan oleh Kementerian Dan Kehutanan RImelalui Dirjen Pemanfaatan Jasa Lingkungan Hutan Konservasi.

Wakil Bupati Sinjai, Hj. AndiKartini Ottong dalam sambutannya menyampaikan harapan agar Tahura bisaberkembang dan menjadi icon bagi Kabupaten Sinjai.

Ia mengatakan bahwa Tahuramemiliki potensi besar yang bisa menjadi simbol dan cikal bakal bagipengembangan wisata alam di Kabupaten Sinjai.

“Pengembangan PariwisataAlam Tahura Abdul Latief merupakan penunjang dalam mewujudkan visi pengelolaanTahura Abdul Latief yakni “Taman Hutan Raya Abdul Latief Sebagai PusatKonservasi Anoa, Media Edukasi Dan Ekowisata Bersama Masyarakat.

Oleh karena itu, marisama-sama memberi masukan dalam mengembangkan Tahura Abdul Latief KabupatenSinjai yang sesuai dengan perundang-undangan, kajian aspek sosiologi, teknis,ekonomis, dan sosial budaya,” jelasnya.

Rapat ini turut dihadiri olehKetua Komisi II DPRD Kabupaten Sinjai, Kepala Balai Nasional Bantimurung DanBulusaraung, Para Kepala OPD, Camat Sinjai Borong, Kepala Desa Batu Belerangdan Para Tokoh Masyarakat. (Adv)

TerPopuler