Pemkab Kolut Salurkan Zakat Profesi ASN ke Sejumlah Masjid dan Pesantren

Pemkab Kolut Salurkan Zakat Profesi ASN ke Sejumlah Masjid dan Pesantren

Rabu, 15 Mei 2019,

KOLUT,SULAWESINEWS.COM – Pemerintah Daerah KolakaUtara (Pemda Kolut), Sulawesi Tenggara(Sultra), menyalurkan dana zakat untuk fakir miskin, Ibnu sabil, muallaf dan guru mengaji serta pembangunan masjid, pesantren dan panti asuhan.

BupatiKolut, H Nur Rahman Umar melalui Kepala bagian Kesejahteraan Rakyat (KabagKesra) H Sainal Ahmadmengatakan,dalam pembagian zakat tersebut, Pemda mengelontorkan dana zakat sebesar Rp 3,4 miliar.

“Dana zakatini berasal dari penghasilan pokok para ASN yang dipotong 2,5 persen setiapbulannya ditambah dengan zakat haji dan zakat harta yang dikumpulkan olehBadan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kolut selama setahun,” terang Sainal, Selasa(14/5/2019).

Sainal menambahkan, untuk pembagian dana zakat bakaldisalurkan kepada warga yang membutuhkan. Dimana setiap satu Desa dijatah Rp300 ribu per orang untuk 35 fakir miskin, Muallaf Rp 400 ribu perorang.Sementara Ibnu Sabil dan guru mengaji masing-masing dijatah Rp 1 juta dalamsatu Desa.

“Kalau untukwarga yang menempuh studi di luar negeri mendapatkan Rp5 juta per orang sertaanak yang berprestasi dalam menghapal Alquran senilai Rp1,5 juta per orang,”jelasnya.

Selain itu, lanjut Sainal, Pemda dan Baznas jugamemporsikan untukpembangunan Masjid, Pesantren serta panti asuhan.

Sainal merincikan, untuk jatah untuk pembangunan masjid di setiap Kecamatan disesuaikandengan kebutuhan standarnya. “Ada yang mencapai Rp 10 sampai Rp 20juta. Sementara untuk 10 pesantren dan 2 panti asuhan, dijatahi sekitar Rp 10juta yang disesuaikan dengan jumlah murid dan anak asuh yang ada di pantiasuhan tersebut,” papar Sainal.

Sebelumnya, Pemda Kolut juga telah menyalurkan bantuan Rp100 juta untuk Palestina.

“Jadi danazakat yang terkumpul 3,4 miliar itu telah memiliki porsi masing-masing. Porsi ekonomi mencapai Rp 2,2 miliar dan selebihnya untuk pembangunandan keagamaan,” kata Sainal menjelaskan.

Sainalmenambahkan, pembagian zakat tersebut merupakan hal yang rutin dilakukan olehPemda dan Baznas menjelang bulan suci ramadhan yang dilakukan secara bertahapselama empat hari.

“Untuksementara, Pemda hanya membantu penyaluran zakat ini. Karena pengurus Baznas yang baru belum dikukuhkan,”ungkap Sainal.

Sainal pun berharap semoga dana zakat yang tersalurkan nantinyabetul-betul untuk warga yang membutuhkan. (Andi Momang)

TerPopuler