Wartawan Dipukul Pengecer di SPBU Saat Liput Penjualan BBM Subsidi ke Jerigen

Wartawan Dipukul Pengecer di SPBU Saat Liput Penjualan BBM Subsidi ke Jerigen

Kamis, 16 Mei 2019,

KOLUT,SULAWESINEWS.COM – Kekerasan terhadap wartawan yang sedangmelaksanakan kegiatan jurnalistik kembali terjadi. Rusman, wartawan mediaonline zonasultra.com yang bertugas di Kolaka Utara (Kolut) Sulawesi Tenggara(Sultra) dipukuli saat melakukan liputan di SPBU Lapai, Kecamatan Ngapa, Kolut,Rabu (15/5/2019).

Informasi yang diperoleh, pemukulan terjadi sekitar pukul08.40 Wita. Pada saat itu, sejumlah kendaraan antri di SPBU tersebut.

Kendaraan Rusman sendiri ikut mengantri di dalamnya. Namunsetelah beberapa menit kemudian ikut mengantri, ia melihat salah seorang petugasSPBU sedang mengisi BBM premium bersubsidi ke dalam puluhan jerigen di sebuah mobil.

“Saya melihat salah seorang petugas SPBU mengisi BBM di mobilyang berisi jerigen. Saya lihat ujung nozzle(corong pengisian) mengarah ke samping pintu mobil (seperti melakukan pengisianke tangki). Namun ternyata bukan lubang tangki mobil yang diisi, tapi ke jerigenyang sudah tersusun di dalam mobil.

Melihat hal itu, saya langsung merekamnya dan bermaksudmengkonfirmasi. Tapi tiba-tiba secara spontan petugas SPBU itu berhentidan berusaha berusaha merampas perekam (kamera) saya,” kata Rusman.

Meski Rusman memberitahukan identitasnya sebagai wartawan, malah seseorang yang diketahui bernama Andi Anto langsung melakukan pemukulan dari belakang.

Diduga pelaku pemukulan (Andi Anto), adalah salah satu pengecerBBM yang terusik dengan kehadiran wartawan di SPBU tersebut.

Atas tindak kekerasan yang dialaminya, Rusman akhirnya melaporkanhal itu kepada Polisi.

Sementara itu, berdasarkan sejumlah informasi yangdihimpun, kuat dugaan petugas di SPBU tersebut tidak hanya menjual BBM premium bersubsidike pengecer melalui jerigen. Tapi juga melalui mobil yang menggunakan tangkisudah dimodifikasi. (Andi Momang).

TerPopuler