Kodam Hasanuddin Gelar Halal Bihalal TNI-Polri dan Aparat Pemerintah

Kodam Hasanuddin Gelar Halal Bihalal TNI-Polri dan Aparat Pemerintah

Rabu, 26 Juni 2019,

MAKASSAR, SULAWESINEWS.COM – Kodam XIV Hasanuddin menggelar kegiatanSilaturahmi dan Halal Bihalal TNI-Polri dan aparat Pemerintah di wilayahKodam XIV Hasanuddin, di BalaiPertemuan Sultan Hasanuddin,Jalan Urip Sumoharjo Km 7Makassar, Rabu (26/6/2019).

Kegiatan tersebutdihadiri sekitar 250-an orang terdiri dari para pejabatCamat, Lurah, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, perwakilan anggota TNIdari tiga matra (Angkatan Darat, Laut dan Udara) dan perwakilan Polri.

Kegiatan yang mengangkat tema “melalui komunikasi sosialdengan Aparat Pemerintah, kita tingkatkan sinergitas dan kerja sama gunamenyiapkan wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya untuk tercapainya tugaspokok TNI”.

Panglima Kodam Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi, SIP.,M.Sidalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten Teritorial Kolonel Arm Hari Wibowomenyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wahana efektif untuk mempereratjalinan silarurrahim dan kekeluargaan, sehingga hubungan antara keluarga besarKodam Hasanuddin dengan segenap Aparat Pemerintah dan Polri dapat lebih kokohdan harmonis.

“Sebagaibagian dari komponen bangsa Indonesia, TNI-Polri dan aparat pemerintah memiliki hubungan emosional dan kedekatan secarahistoris, sehingga perlu kesamaan pandangan dalam mencermati setiapperkembangan yang terjadi,”kata Kolonel Arm Hari Wibowo.

Senada yang disampaikan Pangdam Hasanuddin, Asisten I BidangPemerintahan Kota Makassar Andi Azis Hasan pada kesempatan tersebutmengharapkan agar moment silaturrahim seperti ini perlu digalakkan setidaknyadilaksanakan 4 kali setiap tahunnya untuk meningkatkan sinergitas.

“Untuksaat ini dilaksanakan di Kodam, saya berharap berikutnya dapat dilaksanakan diBalaikota Makassar untuk menjaga silaturrahim, saling mengisi dan memberiinformasi  untuk kemajuan Kota Makassardan memelihara kondisi wilayah agar selalu kondusif,” ujarnya.

Ustadz Usman Jafar, S.Ag.,M.Ag dalam ceramah agamanyamenyampaikan bahwa ada 3 (tiga) perbuatan yang memutuskan silaturrahim yakni dusta berupa perbuatan yangmenutup-nutupi kebenaran dan mengada-adakan sesuatu kobohongan. “Ghibah berupa perbuatan menceritakan aibdan kejelekan seseorang,serta Namimah atau adu domba menyampaikan pembicaraan seseorang kepada pihaklain agar orang tersebut terjadi perselisihan,” tuturnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Asisten Potensi Maritim(Aspotmar) Lantamal VI Kolonel Laut (P) Suratun, S.H, Pabandya PotensiDirgantara Sops Kaskoopsau II Letkol Sus Suparman dan Kompol Iskandar Hafidyang mewakili Dirbinmas Polda Sulsel.

TerPopuler