Tenangkan Warga Buton, Danrem 143 Haluoleo Berkunjung ke Lokasi Konflik

Tenangkan Warga Buton, Danrem 143 Haluoleo Berkunjung ke Lokasi Konflik

Minggu, 09 Juni 2019,

BUTON, SULAWESINEWS.COM – Kodam XIV Hasanuddin bersama dengan pihak terkait terus berupaya agar konflik antar warga Desa Sampuabalo dan Desa Gunung Jaya kecamatan Siontapina, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, agar tidak meluas.

Selain menurunkanpasukan aparat Kowil dan diperkuat oleh 1 (satu) SSK anggota Batalyon InfanteriRaider 700 Wira Yuda Cakti. Kali ini, Komandan Korem 143 Haluoleo Kolonel InfYustinus Nono Yulianto, tanpa ragu berkunjung langsung ke lokasi konflik danmenemui warga yang bertikai untuk bertatap muka dan berdialog, Sabtu (08/06/2019).

Pada kesempatanitu, Danrem tak henti-hentinya menghimbau warga agar tetap menahan diri dan tidakmudah terprovokasi.

“Kita semuaadalah saudara. Mari sama-sama menjaga kerukunan, saling menghormati dan menghargaisatu dengan yang lainnya,” kata Danrem

Tak lupa, KolonelYustinus menyampaikan bahwa bila konflik terus berkepanjangan akanmengakibatkan kerugian baik diri sendiri maupun orang lain, maka seluruh wargaharus saling bergandengan tangan dan saling memaafkan satu dengan yang lainnya,apalagi ini masih suasana Idul Fitri.

“Percayakansemua ini kepada pihak yang berwajib atau penegak hukum. Bagaimana penegakhukum ini bisa bekerja menyelesaikan masalah ini, apabila kedua belah pihakmasih terus berseteru,”  himbaunya.

“Kami TNIdatang kesini untuk memberikan rasa aman, rasa tentram kepada seluruh warga.Untuk itu jangan cemas, khawatir atau perasaan takut yang mencekam. Percayakanini semua kepada TNI,” tambahnya.

“TNI selalusiap membantu tenaga untuk membangun kembali rumah warga yang rusak terbakar”ujar Kolonel Yustinus

Mengakhiri tatapmukanya, Danrem berpesan kepada semua warga untuk tidak boleh lagi kemana-manamembawa senjata tajam, karena ini akan menimbulkan kecemasan bagi orang lain.

“Mari bangunkebersamaan satu dengan yang lainnya, hilangkan rasa dendam dan sifat merasapaling benar serta mari kita semua intropeksi diri,” pesan Danrem.

Sekadardiketahui, konflik antarwarga Desa Sampoabalo dengan Desa Gunung Jaya,Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton mengakibatkan dua orang meninggal, delapanluka-luka dan 87 rumah terbakar, Rabu (5/6/2019) lalu. (*)

TerPopuler