Bupati Sinjai Hadiri Rakor Perencanaan dan Pengadaan ASN 2019 di Jakarta

Bupati Sinjai Hadiri Rakor Perencanaan dan Pengadaan ASN 2019 di Jakarta

Rabu, 31 Juli 2019,

JAKARTA, SULAWESINEWS.COM – Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa SH LLM, menghadiri rapat koordinasi perencanaanAparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2020-2024 dan pengadaan ASN tahun 2019, di Hotel Bidakara Jakarta, Selasa(30/07/2019).

MenteriPendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), Syafruddin, dalam arahannya saat membuka rakormenyampaikan bahwa aparatur merupakan aset utama bagi sebuah organisasi, baikmikro maupun makro, baik di Indonesia hingga ke dunia.

“Untukitu, melalui rakor inikita akan membuat formulasi aparatur yang tepat sesuai kebutuhan. Kedepannyapemerintah daerah diharapkan fokus dalam merekrut aparatur pelayanan di bidangkesehatan, pendidikan, dan tenaga teknis dengan skill tertentu,” tegasnya.

Menanggapiarahan Menpan RB, Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa, mengatakan bahwa pemerintah daerahakan lebih mengutamakan penerimaan tenaga dengan skill teknis khusus padaseleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah denganPerjanjian Kerja (PPPK).

“Saatini pemerintah daerah sangat membutuhkan tenaga kesehatan, pendidikan, danbeberapa skill teknis tertentu dibandingkan tenaga administrasi umum. Contohnyadi bidang kesehatan seperti dokter ahli, perawat, bidan serta tenaga pendidikanyaitu guru, dan beberapa skill tertentu sesuai analisa jabatan yang telahdilakukan. Saya harap hal ini bisa menjadi acuan pada penerimaan CPNS dan PPPKyang akan dilaksanakan Oktober mendatang,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya ManusiaAparatur (BKPSDMA) Kabupaten Sinjai, Haerani Dahlan, S. IP M. Si, menjelaskan bahwa rakor ini akandilanjutkan dengan rapat evaluasi yang dihadiri oleh seluruh Kepala BKPSDMA danKepala Dinas Pendidikan seluruh Indonesia. Hal ini bertujuan untuk melihatperencanaan perekrutan guru tahun 2020-2024.

“DiSinjai, sesuai dengan kewenangan kabupaten, maka kebutuhan guru untuk SD adalah538 orang sedangkan guru SMP sebanyak 387 orang. Dan kami di BKPSDMA akan terusmelakukan pembaharuan data kebutuhan guru ini setiap tahun,” jelas Haerani

Hadir pula dalam acara tersebut, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, Kepala Badan Kepegawaian Negara Bima Haria Wibisana, Sekretaris Kementerian PANRB Dwi Wahyu Atmaji, Deputi bidang SDM Aparatur Setiawan Wangsaatmaja, seluruh Gubernur, Bupati dan Walikota se-Indonesia.

TerPopuler