Pasca Penandatangan Kerjasama, Syahbandar dan Polairud Intens Lakukan Pengawasan

Pasca Penandatangan Kerjasama, Syahbandar dan Polairud Intens Lakukan Pengawasan

Jumat, 26 Juli 2019,

SINJAI, SULAWESINEWS.COM – Pasca penandatanganan perjanjiankerjasama  antara Pemerintah KabupatenSinjai melalui Dinas Perhubungan dengan Syahbandar yang berIangsung  di Aula Pertemuan PPI Lappa, Kecamatan SinjaiUtara, Kabupaten Sinjai, Selasa (16/07/2019) lalu, kini pihak Syahbandar maupunPolairud sudah melakukan pengawasan.

Tarmadi,salah seorang staf di Kantor Syahbandar mengatakan, bahwa pengawasan sudah ada peningkatankarena pihaknya tidak hanya fokus pada kapal itu saja, tetapi masih ada kapal speed boat yang belummasuk datanya ke JasaRahardja.

“Pengawasannyaitu, kita tingkatkannanti setelah dokumenpersyaratannya komplit baru kita ikutkan dan hingga saat ini baru 3-4 kapalspeed boat yang baru selesai administrasi,” ungkap Tarmadi, Kamis (25/7/2019).

Terpisah,pihak Dinas Perhubungan melalui Kepala Seksi Manajemen Lalu Lintas Angkutan Laut, Ir. Nasrul, mengungkapkan bahwa 10 kapalterdaftar pendistribusiannya baru awal bulan berlaku. Meski begitu, pihaknya tetap mencoba agar dari 10itu bisa bertambah.

“Denganprogres kerjasama ini dimana keselamatan penumpang terjamin, dan dari sisikontrol pemerintah lebih mudah memberitahu tentang standar pelayaran kepadapara operator  transportasi,” ujarNasrul.

Maskur, dari Polairud mengatakan bahwa pihaknyahanya diundang di acara progres perjanjian penandatanganan antara Dinas Perhubungandengan Jasa Raharja.

“Anggotakami hanya ditugaskan untuk mengawasi,” kata Maskur.

Menurutnya,dengan adanya perjanjian tersebut sangat bagus, karena dengan begitu para pengusahakapal sudah ada jaminan berupa asuransi jika ada kejadian di laut yang tidak diinginkan.

Sementara itu,Kepala Dinas Perhubungan Andi Irwansyahrani Yusuf, S.STP, M.Si mengatakan, bahwa sampaisaat ini masih tetap 10 kapal karena kapal speed besarannya belum disepakatioleh pihak jasa rahardja dengan operator.

“Sayaberharap,agar semua pihak regulator baik Dishub, Syahbandar dan Polairud semakinmeningkatkan pengawasan terhadap keselamatan pelayaran, mulai dari ketersediaanpelampung, alat – alat informasi termasuk nahkoda kapal besertifikasi sertamemperhatikan  jumlah penumpang sesuaikapasitas kapal,” harap Irwansyahrani. (Adv)

TerPopuler