Baru Setahun, Wisata Taman Pattiro Tiroang Sudah Menyumbang PAD Puluhan Juta

Baru Setahun, Wisata Taman Pattiro Tiroang Sudah Menyumbang PAD Puluhan Juta

Jumat, 23 Agustus 2019,

SINJAI, SULAWESINEWS.COM – Sekretaris Dinas Pariwisata danKebudayaan Sinjai,  A. Mandasinimengharapkan geliat Desa Bonto Tengnga sebagai salah satu desa di Sinjai yangkaya akan kreatifitas aparat desa yang patut dicontoh oleh desa lain.

Pasalnya,berkat kreativitas mereka ternyata mampu mendongkrak pendapatan pengelolaanobyek wisata taman Pattiro tiroang dengan nilai fantastik.

Selaineksotis panorama alam yang bisa menghipnotis para pengunjung membuat destinasiwisata di Desa Bonto Tengnga itu berhasil menyumbang pendapatan asli desapuluhan juta rupiah.

“Lumayan,  baru setahun dibuka sudah menghasilkansekitar Rp 68 juta, lebih,” ungkap Mandasini, di Kantornya, Kamis (22/8/2019)kemarin.

Mandasini menyebutkan,hampir semua kalanganmulai dari anak anak, pemuda dan pengunjung usia lanjut sangat kagum dengankeindahan taman tersebut. Mereka banyak mengabadikan moment di spot-spot wisatayang di siapkan oleh pengelola taman wisata tersebut. Bahkan katadia, Pattiro Tiroang kian terkenal setelahfoto-fotonya tersebar

“Ininamanya obyek wisata kekinian, meski hanya bertarif Rp 5 ribu per orang tapisudah mampu mengundang wisatawan dari berbagai daerah sekaligus mendatangkan penghasilanbagi desa,”katanya.

BerdasarkanSK Kepala Desa Bonto Tengnga nomor 10 tahun 2015 tentang pembentukan BadanUsaha Milik Desa yang di beri nama ‘Karya Mandiri’ menjadi lembaga yang akanmengelola taman wisata tersebut.  Salahsatu jenis usaha yang tertuang dalam BAB IV Pasal 7 adalah unit usaha desawisata.

“Dananyaakan digunakan untuk pemberdayaan usaha BUMDes. Bahkan dari dana tersebutperlahan-lahan akan di bangun berbagai fasilitas dan sarana penunjang tentunyauntuk kepuasan pengunjung,” tutur Kepala Desa Bonto Tengnga, Kaswan Hamid.

Menurutnya Kaswan, di balik kesuksesan masyarakatkhususnya pemuda bersama aparat Desa mendongkrak pendapatan dari pengelolaantaman wisata itu bukan tanpa alasan.

Lewat  BUMDes Karya Mandiri dengan manajemen yangterarah dan akuntabel diharapkan mampu mempercepat terwujudnya desa mandiri danmeningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa Bonto Tengnga.

“Yangpasti kata kunci dan komitmen kami di Desa Bonto Tengnga ingin menjadikandaerah kami sebagai salah satu tujuan wisata di Sulawesi Selatan. Dan Alhamdulillahberkat kehadiran destinasi wisata ini pula mengantarkan kembali Desa Bonto Tengnga sebagaisatu-satunya desa di Sinjai yang akan mewakil Kabupaten Sinjai pada lomba desawisata tingkat nasional,” jelas Kaswan.

TerPopuler