DPRD Sinjai Gelar Rapat Paripurna Ranperda Perubahan APBD 2019, Ini Harapan Bupati

DPRD Sinjai Gelar Rapat Paripurna Ranperda Perubahan APBD 2019, Ini Harapan Bupati

Selasa, 27 Agustus 2019,

SINJAI, SULAWESINEWS.COM– Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa menghadiri rapat paripurna DPRD Sinjaidalam rangka mendengarkan pandangan umum fraksi partai politik terhadap RancanganPeraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan BelanjaDaerah tahun 2019 Kabupaten Sinjai, Senin (26/8/2019).

Dalam rapat paripurna tersebut, Ketua DPRD Sinjai, AbdHaris Umar langsung memimpin rapat didampingi Wakil Ketua Jamaluddin, SH danJamaluddin Asnawi.

Abd Haris Umar, mengatakan, agar rancangan perubahan APBDini tetap mempertimbangkan kondisi keuangan daerah dan sisa waktupelaksanaannya.

Pasalnya, jika tidak dapat direalisasikan sampai denganbatas waktu yang telah ditentukan sesuai peraturan perundang-undangan bisa jadiakan berdampak pada kinerja pemerintahan.

“Efeknya berdampak kepada SILPA tahun berjalan dankinerja OPD tidak akan berjalan dengan baik,” kata Abd Haris.

Kader Demokrat itu juga mengingatkan dengan adanyakebijakan perubahan pendapatan dan belanja daerah tentu akan berimplikasi padabertambahnya kebutuhan anggaran untuk menyikapi beberapa kebijakan pemerintahdaerah yang sebelumnya belum diperkirakan tetapi dianggap perlu dilaksanakan.

”Untuk itu, kami dari legislatif ingin mengingatkankepada para kepala OPD agar dalam melakukan perubahan baik penambahan belanjamaupun pergeseran belanja dalam APBD perubahan TA 2019 ini, agarmemprioritaskan komponen-komponen yang sangat mendesak seperti kegiatan yangmenyentuh langsung untuk kepentingan Kabupaten Sinjai, ” pinta Haris.

Sementara itu, Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapadalam sambutannya menyampaikan bahwa perubahan APBD 2019 di bahas tujuannyahanya untuk untuk bagaimana bisa mengakomodir penyesuaian rencana pendapatan,pergeseran, asumsi belanja serta pembiayaan sesuai perkembangan penyelenggaraanpemerintahan daerah di tahun anggaran ini.

Selain itu, kata Seto, perkembangan pengelolaan keuanganpemerintah pusat juga menjadi salah satu faktor utama yang mempengaruhiperlunya ditetapkan perubahan APBD di tahun 2019.

Beberapa pergeseran menurut Seto, bahwa Pendapatan Asli Daerah(PAD) juga telah dilakukan untuk menyesuaikan dengan potensi dan prediksipenerimaannya sampai dengan akhir tahun anggaran ini.

“Hal penting yang urgen dalam rancangan perda perubahanAPBD ini, adalah penetapan besaran dan penggunaan sisi lebih perhitungananggaran tahun sebelumnya yang telah diperoleh dari hasil audit atas laporankeuangan pemerintah daerah tahun 2018,” kata Seto.

”Saya atas nama Pemkab Sinjai berharap pembahasan ininantinya sedianya tidak terlalu lama. Sehingga peraturan daerah KabupatenSinjai tentang perubahan APBD tahun 2019 ini dapat ditetapkan lebih cepat dariwaktu yang telah di tentukan, itu harapan kami,” sambung Seto.

Hadir dalam Rapat Paripurna ini para anggota DPRD Sinjai,Forkopimda, para Asisten, Sekretaris Daerah serta para Staf Ahli bupati, paracamat dan para kepala desa.

TerPopuler