Gara-gara Tanah, Ratusan Warga Datangi DPRD Bone

Gara-gara Tanah, Ratusan Warga Datangi DPRD Bone

Jumat, 06 September 2019,

BONE, SULAWESINEWS.COM – Sekitar seratusan warga Desa Biccoing, Kecamatan Tonra Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, menyambangi kantor DPRD Bone, Kamis (5/9/2019).

Kedatangan warga tersebut untuk menyampaikan aspirasi mereka terkait penguasaan lahan di Desa Biccoing, yang diduga dilakukan oleh sejumlah warga dari luar daerah.

Kedatangan warga desa tersebut disambut langsung oleh anggota DPRD H Kaharuddin yang didampingi Andi Muhammad Salam, Idris Usman, Faizal dan Andi Heryanto Bausad.

Mewakili masyarakat dalam penyampaiannya, Ketua LSM LPKP – PLH Kabupaten Bone, Bustan Daeng Tunru mengatakan diperkirakan sekitar 60-an Kepala Keluarga (KK) di lokasi tersebut yang menggarap lahan kebun dengan luas sekitar 200 hektar.

Dijelaskan, warga dari luar daerah itu masuk di Desa Biccoing menggarap lahan sejak tahun 2010 silam. Meski awalnya hanya dua orang yang masuk membuka lahan, namun kian lama, mereka mulai berdatangan dan membuat pemukiman di area tersebut.

Sementara, warga desa Biccoing ketika itu tidak berani membuka lahan di tempat tersebut karena masih berstatus kawasan hutan lindung.

“Meski diketahui ketika itu lokasi yang mereka garap adalah kawasan lindung, namun tidak ada tindakan dari aparat terkait untuk melarang apalagi melakukan proses hukum. Padahal, warga desa Biccoing sendiri tidak berani masuk dalam kawasan apalagi menggarap, karena mereka tau bahwa itu adalah pelanggaran” ungkap Bustan Daeng Tunru.

Lanjut Bustan, sehubungan dengan berubahnya status kawasan menjadi Area Penggunaan Lain (APL) berdasarkan keputusan menteri tahun 2018 lalu, seharusnya lahan tersebut menjadi hak masyarakat desa Biccoing bukan justru dikangkangi warga kabupaten lain yang hanya masuk menggarap sebagai pendatang.

“Masyarakat desa Biccoing menuntut hak mereka yang seolah-olah dirampas oleh warga pendatang. Oleh karenanya, hari ini kami mendesak semua pihak melalui penyampaian aspirasi agar disikapi dan ditemukan solusinya,”kata Bustan.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Bone dari partai demokrat, H Kaharuddin, menyatakan telah menerima aspirasi masyarakat Biccoing yang disuarakannya. Kaharuddin pun berjanji akan menindak lanjuti masalah tersebut setelah alat kelengkapan dewan sudah terbentuk.

“Saya belum bisa memberikan janji soal jadwal. Yang jelas, aspirasi saudara-saudara sudah kami terima, dan akan kami bahas dalam rapat kerja setelah alat kelengkapan dewan terbentuk,” katanya.

TerPopuler