Hadiri Rapat Paripurna Tentang Perubahan APBD, Ini Harapan Bupati Sinjai

Hadiri Rapat Paripurna Tentang Perubahan APBD, Ini Harapan Bupati Sinjai

Kamis, 19 September 2019,

SINJAI, SULAWESINEWS.COM – Dalam rangka penyerahan kembali Rancangan Peraturan DaerahTentang Perubahan APBD Tahun 2019, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)Kabupaten Sinjai menggelar Rapat Paripurna yang dirangkaikan dengan penyampaian sepuluh Rancangan Peraturan Daerahdari Pemerintah Daerah Sinjai kepada DPRD Kabupaten Sinjai, Rabu malam(18/9/2019).

Adapun 10Ranperda yang disampaikan, yaitu : Ranperda Tentang PenyelenggaraanPerpustakaan, Tentang Pengelolaan Zakat, Tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas TerhadapPerumahan danPemukiman Kumuh, Tentang Jaminan Kesehatan Daerah Plus, Tentang RetribusiPelayanan Kesehatan Hewan, Tentang Perubahan Ketiga Atas Perda No. 19 Tahun2012 Tentang Retribusi Tempat Rekreasi Dan Olahraga, Tentang Perubahan AtasPeraturan Daerah No.5 Tahun 2016 Tentang Perangkat Daerah, Tentang PerusahaanUmum Daerah Air Minum, dan Ranperda Tentang Pendirian Perusahaan Daerah.

BupatiSinjai, Andi Seto Gadhista Asapa, menyampaikan bahwa penyerahan kembali Ranperdayang kemudian ditetapkan menjadi Peraturan Daerah terkait Perubahan APBD Tahun2019 adalah merupakan hasil kerja sama optimal antara Pemerintah KabupatenSinjai dengan DPRD Sinjai.

Seto jugamenghimbau kepada para Kepala OPD beserta jajarannya untuk segera menyiapkanDokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran, untuk menjadi dasar pelaksanaan kegiatandi tahun anggaran 2019.

“Berkaitandengan hal tersebut, perlu diingatkan kembali agar seluruh Pejabat Struktural,Fungsional, dan Staf wajib bertanggung jawab atas capaian target kinerjaprogram dan kegiatan, baik secara fisik maupun keuangannya. Kita semuamenginginkan agar tidak satupun program dan kegiatan yang telah direncanakan,menyimpang dari koridor ketentuan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Bilaterdapat kemungkinan masalah, diminta untuk segera dikomunikasikan dandikonsultasikan secara terbuka kepada Pimpinan sehingga bisa dicari danditemukan solusi terbaiknya,” jelasnya.

Terkaitdengan penyampaiansepuluh RancanganPeraturan Daerah kepada DPRD Sinjai, Bupati Sinjai juga menyampaikan, bahwaRanperda tersebut bersifat urgensitas tinggi untuk menjadi dasar hukum bagipenyelenggaraan Pemerintah Daerah Sinjai.

“Kamiberharap dengan kesiapan Dewan membahas 10 Ranperda tersebut, nantinya akandiperoleh masukan, kritik, dan saran penyempurnaan yan tidak hanya memberilegitimasi sebagai salah satu dasar hukum penyelenggaraan pemerintahan daerah,tetapi juga menumbuhkan rasa adil di tengah masyarakat, mengatur hak dankewajiban masyarakat, memberikan perlindungan terhadap hak warga, serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakatdi Kabupaten Sinjai,” ujar Seto.

Dalam RapatParipurna ini, Bupati Sinjai bersama Ketua DPRD Sinjai juga menandatangi NotaKesepahaman mengenai Keputusan Bersama terkait Penetapan Ranperda menjadiPeraturan Daerah yang disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Sinjai, Hj. AndiKartini Ottong, SP.M.SP, Unsur Muspida Kabupaten Sinjai, Para Wakil Ketua DPRD,Sekretaris DPRD, serta Anggota DPRD, Staf Ahli Bupati, Para Asisten SetdakabSinjai, Para Kepala OPD, Para Kepala Bagian Setdakab Sinjai. (Adv)

TerPopuler