IHI Gelar Penyuluhan Hukum tentang KDRT, Pemkab Sinjai Berterima Kasih

IHI Gelar Penyuluhan Hukum tentang KDRT, Pemkab Sinjai Berterima Kasih

Kamis, 26 September 2019,

SINJAI,SULAWESINEWS.COM – Bupati Sinjai yang diwakili oleh Asisten TataPemerintahan Setdakab. Sinjai, Dr. Muhlis Isma, membuka acara penyuluhan hukumtentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan perlindungan anak, yang digelaroleh Yayasan Institut Hukum Indonesia (IHI) Biro Sinjai, di Kantor DesaErabaru, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai, Rabu (25/9/2019).

Kegiatan penyuluhan ini melibatkan narasumber dari DinasPemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan KeluargaBerencana (DP3AP2KB) Sinjai Dra. Hj. Mas Ati, Kapolres Sinjai melalui Kanit PPAPolres Sinjai Rospida S.Sos, dan Konselor Puspaga Kabupaten Sinjai Nurul IffahS.Pd.

Turut hadir Camat Tellulimpoe, Kapolsek, DanposTellulimpoe, peserta dari staf Desa Erabaru, BPD Erabaru, para Kepala Dusun,PKK Erabaru, Tokoh masyarakat, Tokoh Agama, Pemuda, pembina TK/TPA, gurusekolah, organisasi kepemudaan dan masyarakat umum.

Asisten I Setdakab Sinjai Dr. Muhlis Isma dalamsambutannya sangat mengapresiasi atas inisiasi IHI Sinjai dalam melaksanakankegiatan tersebut, menurutnya apa yang dilaksanakan sejalan dengan visi misiPemerintah Daerah dalam meningkatkan SDM masyarakat, baik dalam hal pemberianpemahaman atas kebijakan-kebijakan strategis pemerintah.

“Atas nama pemerintah Daerah mengucapkan terimakasih dan apresiasi atas kegiatan tersebut, semoga kegiatan-kegiatan sepertiini kedepan bisa lebih ditingkatkan dan di optimalkan,” katanya.

Muhlis Isma juga berharap agar kegiatan seperti ini terusberlanjut, sehingga sinergitas lembaga IHI dengan pemerintah kedepan dapatlebih diperkuat dalam mengawal kebijakan pemerintah kedepan.

Sementara itu, Ketua Yayasan Institut Hukum IndonesiaKabupaten Sinjai, Asdar Palewai dalam sambutannya menyampaikan jika kegiatantersebut terlaksana atas kerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sinjai.

Adapun tema KDRT dan Kekerasan Anak dalam penyuluhan itu,kata Asdar, tidak lain mengingat tingkat KDRT dan kekerasan Anak di Sinjaimasih tergolong tinggi.

“Dalam penyuluhan ini, ada tiga narasumber terkaityang kami hadirkan. Sehingga harapan kami kegiatan ini bisa memberikanpemahaman kepada masyarakat, akan batasan-batasan apa saja yang bisa dilakukan dalammenjalin rumah tangga, maupun dalam mendidik Anak,” pungkasnya. (Adv)

TerPopuler