Gunakan Narkoba, Oknum Kepala Desa Diringkus Polisi

Gunakan Narkoba, Oknum Kepala Desa Diringkus Polisi

Selasa, 01 Oktober 2019,

SINJAI, SULAWESINEWS.COM – Seorang oknum Kepala Desa yang berinisial AW (50) ditangkapUnit Resmob Satreskrim Polres Sinjai, karena diduga melakukan tindak pidanapenyalahgunaan narkoba jenis sabu.

AW merupakan warga Dusun Bonto Bulaeng, Desa Buareng, Kecamatan Kajuara,Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) ditangkap bersama dua warga inisial MF (20) dan AI (25).

Mereka diciduk polisi di Jalan KH Muhammad Tahir, Kelurahan Balangnipa, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Selasa (1/10/2019).

AW, priaberumur yang menjadi tokoh publik di Desa itu, hanya mampu tertunduk lesu takberdaya ketika digelandang Polisi menuju dinginnya terali besi akibatperbuatanya yang tak patut dicontoh oleh masyarakat tersebut.

KapolresSinjai, AKBP Sebpril Sesa SIK, membenarkan pihaknya telah mengamankan tiga priayang disinyalir keras terlibat penyalahgunaan narkotika serta melibatkan salahsatu oknum Kepala Desa (Kades) Buareng, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone.

“UnitResmob Polres Sinjai yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Sinjai AKP Noorman Hariyanto H S.Ik didampingiKanit Resmob Ipda Sangkala SH melakukan penangkapan terhadap tiga pelakupenyalahgunaan obat-obatan terlarang jenis Sabu yakni pria inisial AW (50)berprofesi sebagai Kades, serta dua warga biasa inisial MF (20), AI (25),”terangnya, Selasa (1/10/2019).

Menurut alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1998 ini, penangkapan terhadap AW Cs sekitar pukul 10.00 Wita, pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa rumah kosong di Jalan KH. Muhammad Tahir, Kelurahan Balangnipa, Kecamatan Sinjai Utara, telah di gunakan oleh seseorang dan dijadikan tempat memakai obat-obatan terlarang jenis Sabu.

“Team (polisi) langsung bergerak menuju tempat tersebut dan berhasil mengamankan para pelaku berikut barang bukti (BB) diantaranya, 1 sachet Sabu, 1 sachet plastik kosong bekas pakai, 3 korek gas, 4 pipet,  1 botol aqua yg sudah ditusuk pipet (bon). Selanjutnya pelaku diamankan di Polres Sinjai guna proses hukum lebih lanjut,” jelas Sebpril.

Dengankejadian tersebut, orang nomor satu di jajaran Polres Sinjai ini menyampaikanhimbauan publik khususnya yang berada di wilayah hukumnya, untuk bersama-samamemerangi peredaran gelap narkotika di lingkungan masing- masing yangpengaruhnya dapat merusak generasi penerus bangsa Indonesia tercinta ini.

“Kepadawarga masyarakat di wilayah hukum Polres Sinjai, dihimbau untuk menghindaripenyalahgunaan narkotika. Laporkan segera ke petugas terdekat, bila melihatpenyalahgunaan narkotika. Kami dari Polres Sinjai akan menindak tegas tanpatebang pilih terhadap para Pelakunya,” tegasnya.

“Untukmenghindari pengaruh narkoba, bisa mengisi dengan kegiatan-kegiatan positif dilingkungan masing-masing. Seperti pengajian bagi umat muslim dan kegiatan positiflainnya,” tandas perwira Polri dengan ‘Melati Emas’ dua dipundaknya, yangjuga dikenal warganya gemar membantu material di sejumlah Masjid di Kabupaten Sinjai. (Malik)

TerPopuler