Sektor Peternakan Dinilai Salah Satu Indikator Capaian Pembangunan di Sinjai

Sektor Peternakan Dinilai Salah Satu Indikator Capaian Pembangunan di Sinjai

Minggu, 17 November 2019,

SINJAI, SULAWESINEWS.COM – Kelompok TaniNelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Sinjai, memberikan apresiasi yang  tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Sinjaiyang telah bekerja keras dan berjuang demi kepentingan masyarakat khususnyabagi petani ternak yang dinilai berhasil mewujudkan berbagai capaianpembangunan, salah satunya indikator di bidang peternakan.

Capaian dimaksud menurut KetuaKTNA Sinjai, Ilham Maddo dengan adanya program Pemerintah Kabupaten Sinjaimelalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan memberikan bantuan kepada parakelompok tani berupa bantuan sapi potong.

“Sektor Peternakan memangmemegang peranan penting bagi pertumbuhan ekonomi khususnya di Sinjai.Bagaimana tidak,  karena salah satu subsektor unggulan yang menjadi motor penggerak pembangunan.

Apalagi program tersebut jelasmenjadi salah satu janji Pemkab Sinjai di bawah kepemimpinan Bupati Sinjai, ASeto Gadhista Asapa dan wakilnya Hj A Kartini Ottong untuk mensejahterakanmasyarakatnya, khususnya di wilayah pedesaan,” ucap Ilham Maddo, Sabtu (16/11/2019)kemarin.

Faktanya, program bantuan sapipotong yang di gulirkan tahun ini sebanyak 200 ekor untuk 20 kelompok tani diSinjai menjadi bukti keseriusan Pemkab Sinjai.

“Saya kira jelas bahwa halini tentu akan berdampak positif terhadap kelangsungan hidup dan nasib bagipara petani. Selain itu di harapkan pula bagaimana mendorong peningkatan mutudan produksi,” jelasnya.

Apresiasi yang sama jugadisampaikan Musa, salah satu anggota kelompok Tani  Barugae Desa Aska Kecamatan Sinjai Selatanmengaku sangat antusias menerima bantuan ternak tersebut.

Menurutnya, ada sejuta asa dan harapanterpampang di raut wajahnya ketika bantuan tersebut diterima.

“Alhamdulillah kelompok kamimendapat bantuan 10 ekor sapi potong. Dengan adanya bantuan ini kami berharapjadi motivasi para anggota khususnya KT Barugae ke depan untuk berkreasi lebihbaik lagi utamanya di sektor peternakan sapi potong,” ungkapnya.

Di lain pihak juga disampaikanRisman. Ketua Kelompok Pemuda Tani ‘Harapan Kita’, Desa Kassi Buleng, KecamatanSinjai Borong itu merasa terharu sembari mengucap syukur kepada Pemkab Sinjai.Pasalnya kelompok tani yang dibentuk sejak 2008 itu akhirnya mendapat bantuantahun ini.

“Bertahun-tahun kamimengelola kelompok ini sejak berdirinya sebelas tahun lalu menanti ulurantangan pemerintah berupa bantuan sapi baru kali ini terealisasi. Terima kasihBapak Bupati Sinjai, A Seto Gadhista Asapa-Hj A Kartini Ottong yang telah memperhatikannasib para petani di Desa Kassi Buleng. Semoga bantuan ini bisa mendorong upayameningkatkan produktivitas sektor peternakan di Kabupaten Sinjai,” ucapRisman.

Kepala Bidang Produksi danPengolahan Hasil Dinas Peternakan dan Keswan Sinjai, drh Ratna optimis jikapenyaluran bantuan sapi dengan pola hibah bergulir tersebut diharapkan jugamenjadi stimulan bagi masing-masing kelompok peternak agar mendapat kesempatanyang sama untuk mengembangkan sapi secara bergantian.

“Beberapa hari lalu tahappertama penyaluran bantuan sapi potong sudah terealisasi. Ada sekitar 5kelompok di tiga kecamatan masing-masing Kecamatan Sinjai Selatan, Borong danTellulimpoe yang telah menerima. Kemudian tahap kedua prosesnya sementara diseleksi calon penerima. Intinya semoga dengan adanya bantuan sapi potong inibagaimana mendorong peningkatan mutu, produksi hingga kesejahteraan masyarakatbisa meningkat,” pinta Ratna di dampingi Kasi Produksi Ruminansia, HjRosdiana.

Mengenai dampak yang akan ditimbulkan terhadap sapi-sapi tersebut, penerima bantuan tidak perlu khawatir. Melalui Disnak Keswan Sinjaidengan adanya program asuransi usaha ternak sapi (AUTS) dan Inseminasi Buatan(IB) para peternak tidak lagi kesulitan. Sebab dengan mengikuti program ini,peternak sapi tidak lagi harus memikirkan akan ancaman rugi.

“Selain manfaat program IByang di rasakan masyarakat juga di dukung dengan program AUTS yang tujuannyauntuk memberikan rasa aman kepada peternak, terutama musibah-musibah yang kitatidak diinginkan,” tambah Rosdiana. (Adv)

TerPopuler