The 4th Eastern Indonesia-Australia Alumni, Diharap Jadi Momentum Bangkitnya Sektor Kepariwisataan Sinjai

The 4th Eastern Indonesia-Australia Alumni, Diharap Jadi Momentum Bangkitnya Sektor Kepariwisataan Sinjai

Minggu, 17 November 2019,

SINJAI, SULAWESINEWS.COM – KonsulatJenderal Australia di Makassar menggelar kegiatan The 4th Eastern IndonesiaAustralia alumni Gala dinner 2019, dengan thema “Celebrating Education andResearch Collaboration”, bertempat di Ballroom Macora 1 The Rindra HotelMakassar, Sabtu (16/11/2019) malam.

Dubes Australia Mr HE. GaryQuinlan dalam sambutannya menyampaikan pentingnya para alumni untukmembantu membangun hubungan ekonomi, sosial budaya dan politik antaraAustralia Indonesia, yang mana hubungan tersebut telah terjalin sebelumkemerdekaan, dan dalam sejarah pemerintah Australia membantu Indonesia dalamperjuangan merebut kemerdekaan.

Di mata Australia berbicaramasalah destinasi wisata di Indonesia bukan hal baru. Kedua negara bahkanintens melakukan pertukaran kunjungan Khususnya di sektor kepariwisataan. Tidaksedikit obyek wisata di Indonesia yang masih menjadi incaran para pelancongluar negeri termasuk Australia. Sejumlah destinasi wisata di Sulawesi Selatan,khususnya di Sinjai terus membuka diri.

Bukan tanpa alasan, KabupatenSinjai melalui temu alumni Australia ini bisa menjadi momentum bangkitnyasektor kepariwisataan di bumi Panrita kitta. Buktinya, Konsulat JenderalAustralia di Makassar, Mr. Richard Matthews, kerap kali memuji keindahan alam Sinjai,salah satunya wisata alam mangrove Tongke-tongke.

“Masih banyak keindahan alamlainnya yang patut untuk dikunjungi di Kabupaten Sinjai. Makanya lewatpertemuan ini, saya ingin mengajak peserta untuk datang ke Sinjai,” pintaRichard Matthews.

Kegiatan yang diprakarsai olehKedutaan Besar Australia ini mengundang sekitar 400 orang alumni Australia se-wilayahIndonesia Timur, salah satunya Bupati Sinjai, Andi Seto Gadhista Asapa.

Bupati Sinjai, Andi Seto GadhistaAsapa yang juga alumni Monash University Australia pun tak mau menyia-nyiakanmomen tersebut. Andi Seto pun mengajak para alumni Australia dan KonjenAustralia untuk mempromosikan destinasi wisata Sinjai.

“Kami di Sinjai telahmenyusun sebuah program yang mencakup banyak tantangan dalam mengembangkandestinasi pariwisata. Sama halnya dengan keinginan pemerintah Australiamemperkuat hubungan antar masyarakat melalui pariwisata berkelanjutan,” terangSeto.

Sementara itu, selain sektorpariwisata juga dibahas masalah pelaksanaan riset para alumni Australia yangpelaksanaannya didukung oleh pemerintah Australia.

Bupati Sinjai yang juga pembicaradalam sebuah diskusi kembali menawarkan agar kabupaten Sinjai kedepannya dapatmenjadi daerah percontohan program Revitalising Informal Settlements and theirEnvireonment (RISE) dari Universitas Monash Australia. Program RISE tersebutbergerak dalam bidang sanitasi dimana hal ini menjadi persoalan di seluruhdunia.

“Untuk itu, saya selakuBupati Sinjai berharap agar alumni Australia dapat memberikan kontribusi yangbesar bagi pembangunan negara, dan diharapkan agar pertemuan ini bisa menjadiajang silaturahmi, saling berbagi informasi dan mempersatukan alumni Australiautamanya dalam berkontribusi pada pembangunan bangsa, khususnya di SulawesiSelatan,” jelas Seto.

Hadir dalam acara tersebut, RektorUIN Alauddin Prof Hamdan Juhannis, Dosen Unhas Prof Jamaluddin Jompa, AlumniAustralia asal Sinjai drh. Mappamancu serta ratusan alumni perguruan tinggiAustralia se-Indonesia Timur. (Adv)

TerPopuler