Bupati Sinjai Jadi Pemateri di Kegiatan Orientasi Anggota DPRD Terpilih

Bupati Sinjai Jadi Pemateri di Kegiatan Orientasi Anggota DPRD Terpilih

Selasa, 03 Desember 2019,

MAKASSAR, SULAWESINEWS.COM – Bupati SinjaiAndi Seto Gadhista Asapa menitipkan harapan agar anggota DPRD Kabupaten Sinjaiyang baru memberi perhatian kepada beberapa isu strategis daerah.

Hal ini disampaikan Bupati Sinjai,Andi Seto Gadhista Asapa SH LLM saat membawakan materi ‘Isu-isu StrategisDaerah pada kegiatan Orientasi Anggota DPRD Kabupaten/Kota Hasil PemiluLegislatif Tahun 2019’ masa bakti 2019-2024 yang dilaksanakan oleh BadanPengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Selatan bekerjasamadengan Sekretariat DPRD Kabupaten Sinjai yang berlangsung di Hotel Grand AsiaMakassar, Senin (2/12/2019).

Dalam materinya, Seto mengingatkanpentingnya pendidikan keterampilan dan kewirausahaan dalam meningkatkanperekonomian sekaligus menghadapi bonus demografi.

Menurut Bupati, Sulawesi Selatandan Kabupaten Sinjai merupakan daerah yang memasuki masa bonus demografi lebihcepat dari beberapa daerah lain di Indonesia.

“Saat ini, berdasarkan data DinasKependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sinjai, angka penduduk dengan usiaproduktif lebih besar dari penduduk usia tidak produktif. Disinilah pemerintahdaerah wajib mengantisipasi dampak negatif Bonus Demografi seperti meningkatnyaangka pengangguran dan penggunaan narkotika,” ujarnya.

Lebih lanjut, Seto mengatakanbahwa lembaga pendidikan di Sinjai pada umumnya menawarkan jurusan ilmuadministrasi pemerintahan dan politik. Masih sangat kurang porsi bagipendidikan keterampilan dan kewirausahaan. Padahal bekal keterampilan merupakansuatu bentuk antisipasi terhadap dampak bonus demografi, agar dapatmemberdayakan penduduk usia produktif, serta mendorong peningkatan ikliminvestasi. Upaya tersebut tidak dapat dicapai tanpa regulasi pendukung. Hal inidiharapkan lahir dari DPRD Sinjai.

Selain itu, beberapa hal pentingmengenai proses perencanaan dan penganggaran juga menjadi poin dalam materiBupati.

“Kami berharap para anggota DPRDbisa mempelajari bagaimana proses perencanaan terutama mengenai e-planning dane-budgetting, sehingga seluruh pokok pikiran dapat dituangkan melalui e-Pokirsebelum Musrenbang. Sayang sekali jika anggota DPRD tidak memahami e-Pokir lalutidak memanfaatkan aplikasi untuk menyampaikan aspirasi masyarakat. Apalagisemua aplikasi perencanaan dan penganggaran saat ini sudah terintegrasi denganakun Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” tegasnya.

Bupati juga membuka ruangseluas-luasnya agar DPRD melaksanakan fungsi pengawasan terhadap program dankegiatan pemerintah daerah.

“Saya justru mengapresiasi danmenaruh harapan agar DPRD dapat memaksimalkan fungsi pengawasannya. SebagaiKepala Daerah, tentunya Bupati tidak dapat memonitor setiap kegiatan diPerangkat Daerah. Dengan adanya pengawasan DPRD, kami dapat mengevaluasiprogram ataupun instansi pelaksananya,” jelasnya.

Bahkan Seto mengajak para anggotaDPRD untuk melibatkan konstituennya dalam kegiatan pertemuan dan pelatihan yangrutin dilaksanakan oleh pemerintah daerah.

“Beberapa anggota DPRD menilaibanyak kegiatan pelatihan yang tidak terlihat manfaatnya. Hal tersebut bisalangsung bapak/ibu sampaikan dalam rapat dengan instansi pelaksana. Namun disisi lain peningkatan SDM juga wajib dilaksanakan sebagai amanat daripemerintah pusat. Karena perlu dipahami bahwa kemajuan fisik yang tidakdibarengi dengan peningkatan SDM akan percuma. Contohnya saja pengadaanjaringan internet hingga ke pelosok tentu positif namun akan percuma jikamasyarakat tidak dibekali pemahaman dalam memanfaatkan fasilitastersebut,” jelas Seto.

Kepada 19 anggota DPRD yang baru,Bupati juga mengatakan kiranya dapat menggali ilmu dari 11 anggota DPRD periodelalu yang kembali terpilih.

“Jika ada hal-hal yangmungkin tidak didapatkan dalam kegiatan ini, maka Bapak/ibu bisa bertanyakepada 11 anggota lain yang sudah mengalami dan memahami suka duka di DPRD,”sambung Seto.

Mengakhiri materinya, Bupatiberharap sinkronisasi dan hubungan yang harmonis dapat selalu terjalin antarapemerintah daerah dan DPRD.

“Saya merasa hubungan antarapemerintah daerah dan DPRD periode sebelumnya sangat luar biasa, seperti yangterlihat pada rapat paripurna terakhir. Saya berharap hubungan yang kompak,baik antar para anggota DPRD maupun dengan legislatif selalu terjaga,” harapnya.(Adv)

TerPopuler