ESDM Sultra Temukan Perusahaan Tambang Nikel Ilegal di Kolut

ESDM Sultra Temukan Perusahaan Tambang Nikel Ilegal di Kolut

Kamis, 03 September 2020,
KOLUT, SULAWESINEWS.COM - Maraknya aktivitas pertambangan di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) yang diduga ilegal, membuat pihak Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama inspektur pertambangan melakukan sidak di tiga lokasi pertambangan yang ada di daerah tersebut, Rabu (2/9/2020).

Kedatangan tim dari ESDM Sultra itu dalam rangka untuk melakukan tinjauan ke tiga lokasi di antaranya blok Tolala yang terletak di Kecamatan Tolala, blok Latowu
yang terletak di Kecamatan Batuputih dan blok Sua-sua yang ada di Kecamatan Lasusua.

Andi Sadly Tendri, Kepala seksi pembinaan dan pengawasan mineral dan batubara menyebutkan, peninjauan yang mereka lakukan tersebut merupakan atas adanya informasi beberapa perusahaan yang menambang secara ilegal.

"Makanya kami turun untuk mengecek dan memasang spanduk pengumuman. Karena ini juga bentuk dari pada pengawasan yang dilakukan oleh dinas ESDM," ujar Andi Sadly.

Ia menjelaskan, dari sidak tersebut pihaknya menemukan perusahaan tambang yang tidak memiliki dokumen lengkap dan beraktivitas ilegal.

"Akan segera kami laporkan ke pimpinan, kalau memang ada perusahaan yang tidak memiliki dokumen lengkap dan  beraktivitas secara ilegal. Maka kami akan memberhentikannya dan melaporkannya," jelasnya.

"Saat ini ada beberapa perusahaan sudah siap untuk pengiriman ore. Bahkan sudah ada yang melakukan pemuatan ke tongkang, tapi belum kami rekomendasikan untuk pengiriman", tegasnya.

Sementara itu, salah seorang inspektur pertambangan Sultra, Isran Naim, menyebutkan terkait kuota PT Citra Silika Mallawa (CSM) yang beraktivitas di blok Sua-sua  sebanyak 2.500.000 ribu ton domestic itu, datanya belum bisa pastikan benar atau tidaknya. (Andi Momang)

TerPopuler