Keterlambatan Penyaluran BPNT Dikeluhkan, Korteks Bungkam

Keterlambatan Penyaluran BPNT Dikeluhkan, Korteks Bungkam

Senin, 21 September 2020,
Ilustrasi
BONE, SULAWESINEWS.COM - Warga miskin yang masuk dalam Kelompok Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone mengeluhkan terlambatnya penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang dilakukan oleh suplayer selaku penyedia pangan.

Hingga saat ini, bantuan berupa sembako seharga Rp 200 ribu perbulan itu belum juga dinikmati oleh masyarakat miskin meskipun dana direkening KPM sudah lama masuk.

"Belum ada kita terima di sini (TR. Barat, red). Lambat sekali," keluh Novi seorang penerima BPNT, Ahad (20/9/2020).

Padahal, lanjut dia, kecamatan lainnya yang ada di Bone rata-rata sudah banyak yang menyalurkan. Begitu juga agen e-Warung Desa yang ditunjuk belum memanggil kami.

"Sampai hari ini belum ada panggilan dari agen kita. Padahal sembako itu sudah sangat kami butuhkan," katanya.

Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Tanete Riattang Barat yang juga selaku Koordinator Tenaga Kesejahteraan Sosial (Korteks) Kabupaten, Achiruddin Hasdah, yang dikonfirmasi memilih untuk bungkam.

Beberapa kali dihubungi lewat telpon seluluernya tersambung namun tidak pernah diangkat. Begitu juga WhatsApp yang dikirimkan terbaca centang biru dua tapi tidak dibalas. (Burhan)

TerPopuler