Pemkab Kolaka Utara Raih WTP Enam Kali Berturut-turut

Pemkab Kolaka Utara Raih WTP Enam Kali Berturut-turut

Senin, 19 Oktober 2020,

KOLUT, SULAWESINEWS.COM - Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra), meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas keberhasilannya menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun 2019.


Penghargaan tersebut diserahkan langsung kepada Bupati Kolut, Nur Rahman Umar, oleh kepala KPPN Arief Rahman perwakilan Kolaka, Kolaka Utara dan Kolaka Timur, Senin (19/10 /2020).


Nur Rahman Umar menyebutkan bahwa terkait dengan tata kelola keuangan yang merupakan sebuah pekerjaan rutinitas, sehingga selaku bupati menyampaikan kepada seluruh OPD dan tenaga teknis lainnya untuk benar-benar dalam pengelolaan keuangan secara benar dan tepat.


"Atas dasar itulah, sehingga Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara hari ini diberikan piagam penghargaan dan kepercayaan dari pemerintah pusat melalui menteri keuangan dalam pengelolaan keuangan daerah, sehingga opini wajar tanpa pengecualian (WTP) kembali kita raih secara berturut-turut sebanyak enam kali," jelasnya.


Walau pun penghargaan ini, kata Nur Rahman, bukanlah tujuan akhir akan tetapi ini merupakan penyemangat dan motivasi kepada semua stakeholder agar bisa bersama-sama untuk memperbaiki pengelolaan keuangan Kabupaten Kolaka Utara, semua itu tidak terlepas atas bimbingan, arahan dan petunjuk dari KPPN Kolaka.


Sementara itu, kepala KPPN perwakilan Kolaka, Kolaka Utara dan Kolaka Timur, Arief Rahman, menuturkan bahwa pemerintah pusat melalui menteri keuangan mengapresiasi atas capaian WTP Pemda Kolut yang ke-enam kalinya secara berturut-turut.


"Untuk peraih WTP yang ke-enam kali secara berturut-turut yang diberikan dari pemerintah pusat khususnya di Sulawesi Tenggara, itu ada dua yakni kabupaten Kolaka Utara dan Wakatobi," jelas Arief Rahman.


Arief menyebutkan, WTP ini merupakan penilaian dari BPK yang dianggap tata kelola keuangannya baik, namun bukan berarti bahwa bebas dari unsur-unsur korupsi.


"Kerja keras bisa ditingkatkan agar bisa mempertahankan WTP tahun berikutnya, karena WTP juga ini termasuk syarat untuk mendapatkan dana insentif daerah," pungkas Arief. (Andi Momang)

TerPopuler