Banjir Bandang Meluas di Kolut, Ratusan Rumah Rusak

Banjir Bandang Meluas di Kolut, Ratusan Rumah Rusak

Jumat, 18 Desember 2020,

KOLUT, SULAWESINEWS.COM - Banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Kamis malam (17/19/2020), tidak hanya menerjang permukiman warga di beberapa desa di Kecamatan Lasusua.


Namun banjir bandang juga menerjang pemukiman warga di sejumlah desa di Kecamatan Rante Angin dan Kecamatan Wawo.


Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kolaka Utara, Hj. Syamsuriani, mengatakan korban yang terdampak banjir sudah terdata tiga kecamatan.


Syamsuriani menyebutkan, sebanyak 749 rumah dan fasilitas umum terendam air dan lumpur di tiga kecamatan itu.


"Di desa Batu Ganda tiga rumah hanyut dan 37 rumah terendam lumpur, tiga unit rumah rusak berat serta satu unit mobil," kata Syamsuriani, Jumat (18/19/2020).


"Di desa Rante Limbong, 15 unit rumah rusak berat dan 60 rusak sedang. Di Desa Tojabi 150 unit rumah rusak sedang dan 1 unit mushola," tambah Syamsuriani.


Selain itu, ia menyebutkan di Desa Pitulua sebanyak 91 rumah rusak berat dan 300 rumah rusak ringan serta lima fasilitas umum rusak ringan. Dan di Kelurahan Lasusua terdata 18 rumah rusak ringan.


Di Kecamatan Rante Angin, tepatnya di Kelurahan Rante Angin 10 rumah rusak ringan, dan di Desa Landolia 15 rumah dan satu masjid rusak ringan serta di Desa Maroko 12 rumah rusak ringan.


"Untuk di Kecamatan Wawo, Desa Tinukari sebanyak 16 rumah rusak ringan, Desa Pumbolo 12 rumah rusak ringan," jelasnya.


"Data ini masih bersifat sementara. Bisa saja bertambah, karena anggota di lapangan masih terus mendata," sambung Syamsuriani.


Sekadar informasi, saat ini kondisi air sudah surut. Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara juga sudah menurunkan tim gabungan, dan alat berat guna membantu warga yang terdampak banjir bandang untuk membersihkan rumah dan jalan yang terendam lumpur.


Meski ratusan rumah warga yang mengalami kerusakan akibat musibah banjir bandang tersebut, namun hingga kini belum ada dilaporkan korban jiwa. (Andi Momang)

TerPopuler