Kasus Korupsi di Kolaka Utara Didominasi Penyelewenangan Dana Desa

Kasus Korupsi di Kolaka Utara Didominasi Penyelewenangan Dana Desa

Kamis, 10 Desember 2020,

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kolaka Utara, Teguh Imanto
KOLUT, SULAWESINEWS.COM - Kasus korupsi di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra), didominasi para kepala desa.

Hal itu diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kolaka Utara, Teguh Imanto usai menggelar sosialisasi yang menjadi rangkaian peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia yang jatuh pada 9 Desember 2020.


Sosialisasi dengan tema "Membangun Kesadaran Seluruh Elemen Bangsa Dalam Budaya Anti Korupsi" yang digelar di area masjid Agung Islamic Center, Kamis (10/12/2020).


"Kita bersama Kapolres dan Pemerintah daerah melakukan sosialisasi dalam rangka peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia. Di mana kegiatan seperti ini adalah penyegaran sosial kepada seluruh komponen mulai dari Dinas, Camat sampai Kepala Desa, bagaimana kita membudayakan anti korupsi," kata Kajari.


Teguh menambahkan, untuk tahun 2020 ini kasus korupsi yang ditanganinya yang pertama kasus Dana Desa yang berhasil mengembalikan kerugian negara sebanyak 150 juta, yang melibatkan kasus Desa Loka.


"Mulai penyidikan, penuntutan dan saat ini kasusnya sudah kita eksekusi dan selesai sudah perkara itu," jelas Teguh Imanto.


"Yang kedua, kita sekarang lagi melakukan penyelidikan tentang penggunaan Dana Desa di desa Woitombo. Itu prosesnya masih tahap penyelidikan. Berikutnya adalah  penyidikan untuk perkara pengadaan lahan pemakaman yang berada di Desa Pitulua," sambungnya.


Selain itu, pihak Kejaksaan Kolut juga melakukan penyelesaian terhadap dua perkara pajak yang sudah diesekusi.


Karena kasus korupsi yang masih didominasi kasus penggunaan dana desa, Teguh Imanto berharap kepala seluruh kepala desa yang ada di Kolaka Utara, agar memanfaatkan perangkat Desa dan pengurus-pengurus yang bertanggung jawab agar jangan dimonopoli oleh kepala Desa.


"Pertanggungjawabkan adanya anggaran dana desa itu sebaik-baiknya demi untuk kemakmuran masyarakat," kata Teguh. (Andi Momang)

TerPopuler