Tips dan Cara Beli Saham IPO Untuk Pemula

Hallo Sobat SNews, saat ini melakukan investasi saham menjadi salah satu cara yang cukup banyak dipilih oleh masyarakat sebagai bagian dari cara mengelola dan memanfaatkan keuangan mereka.  Salah satu jenis saham yang cukup banyak diminati oleh masyarakat akhir-akhir ini, terutama di kalangan para milenial adalah saham IPO. Dan hal inilah yang membuat banyak masyarakat luas dan milenial yang mulai belajar cara membeli saham IPO.

Nah, jika sobat SNews tertarik untuk terjun ke dunia saham, maka minimal sobat harus belajar tentang pengetahuan mengenai saham IPO. Berikut sudah kami rangkum beberaoa informasi menarik yang berkaitan dengan Saham IPO, mulai dari penjelasan, ulasan cara membeli saham IPO sampai beragam tips dalam membeli Saham IPO.

Yuk mari kita simak ulasan di bawah ini.

Tips Cara Membeli Saham IPO
Tips Cara Membeli Saham IPO

 

Baca juga : 10 Tips Ampuh Memilih Bisnis Franchise

 

Apa itu Saham IPO?

Saham IPO sebenarnya bukan merupakan istilah baru di dunia saham.

IPO adalah siangkatan dari Initial Public Offering, yang didefinisikan sebagai sebuah perusahaan yang menjual sebagian sahamnya kepada masyarakat umum. Tujuan pembukaan penjualan saham IPO oleh perusahaan kepada masyarakat adalah dilakukan untuk mendapatkan dana tambahan demi melancarkan proses operasional perusahaan.

 

Jadi, melalui Saham IPO ini masyarakat bisa secara terbuka dan bebas untuk membeli saham dari sebuah perusahaan. Saham perusahaan tersebut pun bukan lagi hanya dimiliki oleh perorangan, tetapi berubah menjadi kepemilikan publik.

Jika dilihat secara awam, pengajuan pembelian Saham IPO tampak sederhana dan mudah. Tetapi sebenarnya untuk menjual dan membeli Saham IPO harus melewati serangkaian proses yang tidak mudah.

✅REKOMENDED:  5 Aplikasi Investasi Emas Online Terbaik, Investasi hanya Lewat Handphone Saja!

Pengajuan Saham IPO membutuhkan waktu mulai dari sekitar 3-12 bulan. Selain itu ada berbagai tahapan yang harus dilalui oleh perusahaan tersebut. Tahapan yang harus dilakukan oleh sebuah perusahaan untuk memasukan Sahamnya dalam IPO, diantaranya adalah due diligence meetingpublic exposebook building, dan menentukan harga jual Saham.

 

 

Cara Membeli Saham IPO

Bagi sobat SNews yang ingin mencoba untuk membeli saham IPO dapat melakukannya dengan mudah tanpa ada kesulitan yang berarti. Apalagi saat ini sudah hadir jasa layanan online yang membuat pembelian saham IPO menjadi sangat mudah hanya dengan melakukan transaksi via situs website dari IPO tersebut. Selain itu, pembelian saham IPO melalui platform digital yang semakin membuat kegiatan beli saham IPO menjadi lebih praktis.

Ada beberapa tahapan yang harus di lakukan oleh sobat SNews sebelum membeli Saha IPO. Tetapi tenang karena tahapan ini cukup mudah untuk dilakukan.

 

Silahkan simak penjelasan lengkap di bawah ini untuk Tahapan Membeli Saham IPO.

 

1. Melakukan Proses Registrasi

Langkah pertama sebelum sobat SNews melakukan pembelian Saham IPO adalah dengan melakukan registrasi pada form yang sudah di sediakan oleh website IPO yaitu https://www.e-ipo.co.id

 

Anda bisa klik dibawah ini untuk masuk ke dalam form register IPO :

 

Pada Form tersebut, Sobat SNews akan di minta mengisi beberapa data pribadi, seperti :

  1. Alamat Email
  2. Mendaftar Sebagai Investor Individual atau Institution.
  3. Kemudian Klik Captcha, lalu kirim
  4. Setelah itu, silahkan lakukan verifikasi dengan membuka email dari IPO
  5. Masukkan kode OTP yang dilampirkan dalam email
  6. Sobat SNews juga akan diminta untuk memasukkan passworduntuk keamanan akun.
✅REKOMENDED:  Alokasikan 707,7 Miliar, Facebook sedang Kembangkan Metaverse

Dan selesailah langkah awal melakukan proses registrasi pada website IPO.

 

2. Melakukan Verifikasi Broker

Setelah proses verifikasi email telah selesai dilakukan, langkah kedua dari tahapan membeli saham IPO adalah memilih broker atau pialang sekuritas yang sobat inginkan.

Bagi sobat yang sudah memiliki SID atau Single Investor Identification, maka sobat bisa memilih registrasi Single Investor Identification (SID).

Sedangkan, bagi sobat yang belum memiliki SID, maka dapat memilih Sub Rekening Efek (SRE). Jika proses verifikasi Broker ini sudah selesai dilakukan, maka sobat bisa langsung melakukan login dan memesan saham IPO yang sobat inginkan pada sistem yang ada.

 

 

3. Submit Pesanan

Setelah sobat sudah selesai melakukan proses login, maka akan muncul informasi terkait perusahaan mana saja yang sedang membuka Saham IPO. Pada tahapan ini, Sobat bisa melihat semua informasi dari tiap saham IPO yang ada, serta sekaligus memilih mana saham yang sekiranya cocok untuk sobat.

Jika sobat sudah menentukan saham yang diinginkan, silahkan ikuti langkah dibawah ini untuk membeli saham IPO :

  1. Pilih menu “Place Order.”
  2. Kemudian, Sobat akan di arahkan ke formulir pemesanan
  3. Sialhkan isi formulir tersebut dengan informasi yang sesuai.
  4. Kemudian Klik “Send,”
  5. Lalu masukkan kode OTP.

 

 

4. Melakukan pengisian Saldo Dana di RDN

Saat sobat akan melakukan pemesanan Saham IPO, usahakan dalam Rekening Dana Nasabah (RDN) sudah terdapat Saldo dana saham. Maka jika Saldo Dana RDN sudah siap, saat sobat melakukan pembelian maka pihak perusahaan bisa langsung memproses pembelian saham tersebut.

✅REKOMENDED:  Yuk Kenali Bagaimana Trading Forex Menurut Islam!

Pihak perusahaan Saham IPO biasanya akan menerima notifikasi atau pemberitahuan email apabila ada pesanan saham masuk untuk mereka.

Biasanya saat verifikasi pesanan selesai, pembelian saham Sobat akan langsung disetujui. Dalam tahapan ini, sebaiknya investor membaca dengan detail prospektus, serta menyetujui prospektus tersebut saat masa bookbuilding.

 

 

5. Proses Saham IPO diterima

Saham IPO
Saham IPO

 

Tahapan terakhir dalam langkah membeli saham IPO adalah dengan melihat pada menu history pada dashboard Anda. Dalam menu tersebut, akan tersedia informasi penjatahan terhadap pembelian saham IPO.

 

Berikut beberapa keterangan mengenai status pada menu history :

  1. Jika status yang muncul adalah Allotted,’ maka saham yang sobat terima adalah saham yang sesuai pesanan.
  2. Jika status yang muncul adalah Allotted with Scale,’ berarti penjatahan saham IPO akan disesuaikan.
  3. Untuk status Not Allotted’berarti investor tidak berhasil mendapatkan jatah saham yang ingin dibeli.
  4. Lalu untuk status Not Carried Over menandakan jika pesanan tidak bisa diteruskan dalam proses penjatahan saham (gagal).

 

Itulah beberapa Tahapan dalam Membeli Saham IPO bagi Pemula. Perlu untuk diketahui bahwa Saham IPO ini bisa digunakan sebagai Investasi Jangka Pendek maupun Investasi Jangka Panjang. ***

 

Baca juga : 4 Tips Memilih Saham IPO untuk Investor Pemula