Cara Validasi NIK Jadi NPWP Sebelum Lapor SPT

Sulawesinews.com – Penggunaan NPWP hanya sampai akhir tahun 2023, maka segera Validasi NIK jadi NPWP sebelum Anda lapor SPT.

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan terus mendorong wajib pajak untuk melakukan verifikasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) sebagai Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Wajib Pajak juga dianjurkan untuk melakukan validasi Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) sebelum menyampaikannya.

“Demi kemudahan bersama, mohon segera dilakukan validasi NIK-NPWP sebelum menyampaikan SPT Tahunan,” kata DJP dalam unggahan Twitter @DitjenPajakRI dikutip Jumat (13 Januari 2023).

Baca juga : 53 Juta Warga Indonesia Sudah Siap Gunakan NIK Sebagai NPWP

Data NIK yang Sudah Di Validasi

Berdasarkan data Ditjen, per 8 Januari 2023 tercatat 53 juta NIK telah diverifikasi sebagai NPWP atau sekitar 76,8% dari total target 69 juta NIK. Pengintegrasian NIK sebagai NPWP merupakan bagian dari reformasi untuk penyederhanaan administrasi perpajakan.

✅REKOMENDED:  Ayo Daftar Kartu Prakerja, Cairkan Insentif 2,4juta pada Gelombang 47 dan Gelombang 48

Semua layanan pajak akan menggunakan NIK secara eksklusif pada 1 Januari 2024. Laporan SPT tetap dapat dijalankan meskipun wajib pajak saat ini tidak melakukan validasi. Pasalnya, akses menggunakan NPWP akan terus tersedia hingga akhir tahun 2023.

Hanya saja, laporan SPT tahunan seharusnya dibuat setelah NIK disahkan sebagai NPWP. Verifikasi ini diperlukan untuk memastikan data wajib pajak yang dikonsolidasikan antara NIK dan NPWP sudah benar. Pasalnya, data NIK dan NPWP dimiliki oleh dua lembaga berbeda. Verifikasi oleh wajib pajak yang memiliki data menghilangkan ambigu data tentang wajib pajak.

“Aksesibilitas itu digital, jadi wajib pajak bisa update secara digital. Makanya kami minta wajib pajak, mari sama-sama update data dan informasi Januari 2023).

✅REKOMENDED:  Cara Mendaftar Mandiri DTKS Keluarga Miskin (KM)

Berikut cara memvalidasi NIK sebagai NPWP yang bisa Anda jalankan secara online.

1. Masuk ke halaman www.pajak.go.id dan klik menu Login.

2. Masukkan 16 digit NIK atau NPWP Anda, kata sandi, kode pengaman (Captcha) yang diberikan dan klik Login.

3. Setelah berhasil masuk ke akun Anda dengan alias Anda, pilih menu Profil. Dari menu Profil, pilih tab Data Lainnya. Kemudian akan terlihat tab data utama, data lainnya, data KLU dan anggota keluarga.

4. Kemudian isikan data-data yang diperlukan pada kolom yang tersedia seperti nama, NIK dan NPWP, tanggal lahir, alamat, nomor telepon, dll.

5. Jika data sudah diisi dengan benar, klik tombol Validasi lalu Ubah Profil.

✅REKOMENDED:  Cara Daftar dan Cek Apakah Anda Penerima Bansos PKH 2022

6. Sistem menjamin keakuratan data yang Anda masukkan. Jika data yang Anda masukkan sudah benar, tekan Yes.

7. Setelah itu, Anda tinggal mengelola pajak Anda menggunakan NIK.