Investasi Saham
Investasi Saham

Tips Investasi Saham Jangka Panjang dan Jangka Pendek

Investasi Saham
Investasi Saham

 

Jika  mendengar kata investasi, bisa jadi tidak semua orang tahu atau tertarik. Pasalnya perbedaan pemahaman tentang investasi yang berbeda-beda dalam masyarakat, membuat orang tidak tahu tentang manfaat investasi saham untuk keuangan di masa depan. Padahal saat ini menabung saja tidak cukup , perlu investasi agar nilai asset yang anda miliki bisa bertumbuh dan tergerus oleh inflasi.

Advertisement

Investasi bisa dilakukan oleh semua orang. Investasi saham juga diperlukan untuk Anda yang memiliki tujuan dan target keuangan jangka pendek, menengah dan panjang. Tujuan dan target keuangan masing-masing orang pun beragam. Ada yang ingin membeli rumah, membiayai pernikahan, membiayai Pendidikan anak, biaya berangkat haji/umroh, biaya jalan-jalan keluarga ataupun tabungan simpanan untuk masa pensiun nantinya.

Advertisement

Tujuan investasi saham tentu saja akan mempengaruhi langkah dan strategi yang akan diambil oleh investor. Berikut ini kami rangkum gambaran umum secara singkat mengenai Tipe Investasi Saham yang bisa anda pilih untuk tujuan keuangan anda di masa depan.

 

Baca juga : Rekor OpenSea, 1 Juta Transaksi per Bulan

Advertisement

 

Tipe-Tipe Investasi

1. Cara Investasi Saham Jangka Panjang

Tipe investasi ini bisa Anda lakukan dengan cara melakukan top up jumlah saham yang anda punya secara berkala sesuai dengan budget yang sudah anda sediakan. Bila harga saham sedang mengalami penurunan, Anda bisa membelinya untuk investasi di masa depan. Hal ini bisa menjadi salah satu cara pilihan dalam bermain saham dengan modal kecil.

 

2. Cara Investasi Saham Harian atau Jangka Pendek

Tipe investasi dan bermain saham ini biasanya cocok untuk Anda dengan modal lebih banyak. Investor jangka pendek tentu harus tahu batas rendah harga saham yang ingin diincar. Secara regular mencermati dan memantau tren fluktuasi harga saham adalah Langkah yang bijak.

Jual-beli saham harian biasanya disebut trading. Anda bisa membeli saham dengan harga terendah, dan Ketika harga saham tersebut naik sekitar 5% maka Anda bisa langsung menjualnya sebelum harga turun Kembali.

 

3. Reksa Dana Saham

Selain investasi saham, produk pasar modal lainnya yang cukup popular adalah Reksa Dana. Reksa Dana saham bisa menjadi pilihan, karena uang Anda akan di Kelola oleh manajer investasi yang tersedia. Anda bisa memulai Reksa Dan dengan modal awal Rp. 100.000. Dalam Reksa Dana, Anda cukup membeli saham tanpa perlu mengecek satu per satu portofolio saham perusahaan yang di incar lalu kemudian  amati pergerakannya.

Advertisement

 

 

Keuntungan Investasi Saham Harian atau Tahunan

Apa saja sih kira-kira keuntungan bermain investasi saham Harian (Jangka Pendek) atau Tahunan (Jangka Panjang)

 

1. Penghasilan Dividen

Dividen adalah pembagian laba atau keuntungan perusahaan kepada para pemegang saham sesuai dengan jumlah investasi saham yang dimiliki. Semakin banyak Anda memiliki nilai dan jumlah saham dalam suatu perusahaan, ]maka semakin banyak pula jumlah pembagian dividen setiap tahunnya.

 

2. Diversifikasi atau Keberagaman Saham

Diversifikasi adalah salah satu teknik yang bisa Anda lakukan untuk meminimalisir kerugian dan resiko dalam jumlah besar pada satu waktu. Dengan membagi pembelian saham ke beberapa usaha yang berbeda seperti properti dan obligasi, diharapkan Anda bisa dengan cepat menambah potensi keuntungan yang lebih besar.

 

3. Kepemilikan Perusahaan

Dengan ikut serta berinvestasi dalam membeli saham, bisa di ibaratkan Anda juga ikut memiliki sebuah perusahaan. Jika semakin besar saham yang Anda miliki, maka semakin penting suara Anda dalam memberikan keputusan pada perusahaan itu.

 

4. Berkesempatan Investasi di Pasar Saham Top Dunia

Investasi saham terbaik adalah yang bersifat global dan transparan. Anda bisa membeli saham di perusahaan mana pun yang terdaftar di bursa efek. Anda juga bisa mencoba untuk berinvestasi pada perusahaan luar negeri yang sedang merenKamu bisa belajar saham dengan berinvestasi pada perusahaan luar yang sedang merencanakan merencanakan ekspansi bisnis. Karena saat itu biasanya harga stok saham mereka masih murah. Dan dimasa depan diharapkan harga sahamnya bisa naik dan mencetak keuntungan.

Advertisement

✅REKOMENDED:  Hukum Forex di Indonesia Menurut Islam, MUI, dan UU