Analisis Fundamental Saham
Analisis Fundamental Saham

Pentingnya Analisis Fundamental Saham, Pahami Faktornya

Sulawesinews.com – Analisis fundamental saham digunakan sebagai salah satu alat para investor dan trader dalam menentukan untuk memilih atau melepaskan saham. Cara analisis ini dilakukan dengan melihat perusahaan secara intrinsik, bukan berdasarkan grafik dalam pasar modal.

Advertisement

Tujuannya agar dapat mengetahui apakah harga lebih rendah dari nilai intrinsik atau malah lebih tinggi dari prospek sebenarnya (overvalued). Sehingga perlu melakukan analisis terhadap berbagai aspek yang dapat berpengaruh terhadap nilai perusahaan.

Advertisement

Aspek yang dimaksud tersebut bisa berasal dari internal maupun eksternal. Internal misalnya siapa petingginya atau bagaimana laporan keuangannya. Sementara eksternal dengan melihat kondisi politik, ekonomi atau industri perusahaan tersebut.

Lalu, seberapa penting melakukan analisis fundamental ini? Apa saja hal-hal yang perlu diperhatikan? Bagaimana cara melakukan analisis dengan tepat? Simak penjelasan berikut ini.

 

Paling Viral : Tips Trading Untuk Pemula Agar Tidak Rugi

 

Top Down Approach dalam Analisis Fundamental Saham

Advertisement

 

Seberapa penting analisis fundamental untuk saham dapat dianalogikan seperti membeli ternak. Anda perlu mengamatinya secara detail, seperti bentuk badan, bobot, kesehatan hingga kondisi mental ternak sebelum membelinya.

Pendekatan yang sering digunakan berupa Top Down Approach dengan analisis fundamental saham mulai dari ekonomi makro, industri yang kemudian baru kondisi perusahaannya. Berikut penjelasannya:

 

1. Kondisi Makro Dunia Usaha

Faktor ini dipengaruhi oleh aspek kebijakan ekonomi dari pemerintah, misalnya suku bunga. Investor akan memilih investasi di bank ketika suku bunganya tinggi, sementara hal ini bisa menghambat perkembangan perusahaan.

Begitu juga ketika suku bunga sedang rendah, maka saham bisa jadi pilihan tepat untuk berinvestasi dan perusahaan juga diuntungkan dalam berbisnis. Faktor ekonomi makro lainnya seperti kestabilan politik, pertumbuhan ekonomi dan sebagainya.

 

2. Kondisi Sektor & Industri

Aspek analisis fundamental saham berikutnya yakni melihat kondisi sektor dan industri yang dapat berpengaruh terhadap naik turunnya harga. Ketika industri bertumbuh pesat, maka nilai saham perusahaan bisa ikut melambung.

Advertisement

 

3. Kondisi Fundamental Perusahaan

Pendekatan selanjutnya dilihat dari kondisi fundamental perusahaan yang tentunya akan berpengaruh terhadap pergerakan harga sahamnya. Seperti bagaimana kondisi keuangannya? Apakah manajemen dikelola dengan baik?

Kondisi tersebut bisa menjadi faktor vital untuk menentukan apakah perusahaan layak dijadikan tempat investasi. Jika memiliki fundamental yang kokoh, tentu harga sahamnya juga bagus.

 

Baca Juga : Tips Trading Saham Harian Agar Cuan Mengalir Terus

 

Rasio Keuangan dalam Analisis Fundamental

Dalam melakukan analisis fundamental saham, terdapat beberapa rasio keuangan penting yang harus dipahami, antara lain:

 

1. EPS (Earning Per ShareI)

Merupakan laba bersih untuk setiap lembar saham, cara menghitungnya menggunakan rumus:

EPS = Laba Bersih : Jumlah Lembar Saham

Perusahaan dengan nilai EPS yang terus bertumbuh menunjukkan performa baik sehingga layak untuk dipilih.

 

2. PER (Price to Earning Ratio)

Menggambarkan keuntungan perusahaan itu sendiri daripada harga sahamnya, rasio ini dihitung dengan rumus:

PER = Harga Saham : EPS

Rasio ini digunakan untuk melihat waktu yang dibutuhkan dalam mengembalikan modal setelah pembelian saham. Jika keuntungan perusahaan tidak tumbuh atau justru menyusut maka waktu kembali modalnya juga lebih lama.

 

3. PBV (Price to Book Value)

Rasio keuangan dalam analisis fundamental saham ini bertujuan untuk menggambarkan emiten di mata pasar daripada kekayaan bersihnya.

Misalnya apabila besarnya PBV adalah 2x, menunjukkan harga saham sudah tumbuh dua kali lipat daripada kekayaan bersih perusahaan tersebut.

 

4. ROE (Return On Equity)

Merupakan laba bersih yang dibukukan dibandingkan dengan total kekayaan bersih perusahaan, perhitungannya menggunakan rumus:

ROE = Laba Bersih : Kekayaan Bersih

Rasio keuangan ini digunakan untuk menilai bagaimana efisiensi dari sebuah perusahaan dijalankan. Pilihlah emiten dengan nilai ROE meningkat, minimal harus stabil.

 

5. DY (Dividend Yield)

Menunjukkan besar pembagian dividen dari perusahaan terhadap harga sahamnya di pasar modal. Cara menghitungnya memakai rumus:

DY = Dividend per Lembar Saham : Harga Saham

Pilih saham dengan DY tinggi karena menunjukkan bahwa perusahaan tersebut punya laba bersih yang stabil, minimal nilainya sebesar 3%.

 

6. DER (Debt to Equity Ratio)

Rasio keuangan dalam analisis fundamental saham dengan melihat jumlah hutang dan kewajiban emiten dibandingkan modal bersihnya, berikut rumus perhitungannya:

DER = Total Kewajiban (Hutang) : Kekayaan Bersih (Modal Sendiri)

Umumnya, investor lebih disarankan memilih saham dengan nilai DER kurang dari 1 karena menunjukkan bahwa perusahaan mempunyai hutang lebih sedikit dibandingkan modalnya.

 

Baca Juga : Aplikasi Trading Forex Terpercaya OJK

 

Mengapa Perlu Analisis Fundamental dalam Investasi Saham?

Analisis fundamental saham merupakan salah satu faktor penting yang harus diperhatikan dalam investasi. Layaknya membeli suatu barang, tentu Anda harus mempelajari seluk beluk tentang barang tersebut terlebih dahulu.

Apalagi investasi saham berkaitan dengan keuntungan yang akan Anda dapatkan. Seperti pada aspek-aspek analisis fundamental yang mana bisa dijadikan pertimbangan untuk menentukan emiten target investasi.

Pasar modal bukan hanya sekedar untung-untungan saja, ada banyak hal yang perlu untuk dijadikan pertimbangan. Terutama bagi Anda yang memang serius menekuni dunia pasar modal, maka harus mempelajari tentang kondisi perusahaan secara detail sebelum melakukan pembelian saham.

Jangan sampai sudah membeli banyak lembar, ternyata perusahaan tersebut tidak bonafit dari segi profit. Maka dari itu, segera pelajari tentang cara analisis fundamental saham dengan benar untuk mendapatkan untung sebanyak-banyaknya.

 

 

Itulah beberapa ulasan seputar Pentingnya Analisis Fundamental Saham yang digunakan dalam investasi saham dan reksadana. Semoga Bermanfaat dan salam investasi.

 

. analisis fundamental saham

Advertisement

✅REKOMENDED:  Aplikasi Trading Forex Terpercaya OJK