Perbedaan Investasi Saham dan Reksadana
Perbedaan Investasi Saham dan Reksadana

Perbedaan investasi langsung di saham dan reksadana saham

Sulawesinews.com – Perbedaan Investasi Saham dan Reksadana. Saham dan Reksadana saham adalah sama-sama merupakan produk investasi. Reksadana cocok untuk mereka yang tidak terbiasa dan belum memahami tentang investasi saham.

Advertisement

Karena investasi dikelola oleh manajer investasi, maka yang perlu diperhatikan adalah kredibilitas manajer investasi yang sudah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

 

Saham dan reksadana saham

Advertisement

Advertisement

Secara umum, Reksadana dapat dibagi menjadi empat jenis: saham, pasar uang, obligasi (pendapatan tetap), dan jenis saham campuran. Keuntungan berinvestasi dalam Reksadana adalah Anda tidak harus terus-menerus mengamati dan menganalisis pasar dan mengamati peningkatan NAB (Nilai Aktiva Bersih).

NAB mewakili total aset harian reksadana. Nilai ini tergantung dari tindakan jual beli yang dilakukan oleh investor itu sendiri dan juga dipengaruhi oleh harga saham yang terjadi di pasar. Karena 50% atau lebih saham dialokasikan untuk Reksadana, maka harga saham memiliki pengaruh yang besar untuk kenaikan atau penurunan nilai Reksadana.

Jika harga saham A naik 10%, apakah NAB juga akan naik? Jawabannya adalah “ya” atau “tidak”. NAB dapat meningkat jika manajer investasi memasukkan banyak dana ke dalam saham yang mengalami kenaikan tersebut. Sebaliknya, jika perusahaan manajer investasi tidak melakukan investasi saham, maka akan mengalami penurunan.

 

Baca Juga : Pentingnya Analisi Fundamental dalam Investasi Saham

 

Kinerja serta keuntungan reksadana

Tentu saja, kinerja investasi saham layer pertama (BlueChip) akan jauh mengungguli kinerja investasi Reksadana jika dibandingkan dengan kinerja saham Bluechip. Tetapi Reksadana memang memiliki tingkat risiko yang lebih rendah daripada berinvestasi langsung di saham.

Reksadana itu sendiri menghasilkan keuntungan yang stabil setiap tahunnya dan dikelola oleh perusahaan pengelola investasi yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Periode investasi dalam Reksadana adalah termasuk kategori jangka panjang.

Tidak diperlukan pengetahuan yang mendalam tentang investasi dalam  Reksadana, karena semua di kelola oleh manajer investasi. Hal ini karena dana investasi sepenuhnya dikendalikan oleh manajer investasi. Risiko investasi Reksadana juga bervariasi, yaitu dalam risiko dari rendah ke tinggi, dan biaya lebih murah jika dibandingkan dengan investasi  saham langsung.

Advertisement

 

Baca juga : Mengenal Jenis Saham Investasi Beserta Contohnya

 

Jika Anda menguasai kemampuan analisis maka Anda bisa mendapatkan manfaat terbesar dari berinvestasi di saham itu sendiri, pengelolaan pun bisa di lakukan oleh diri sendiri. Oleh karena itu, diperlukan pengetahuan dan wawasan Analisis yang cukup untuk memilih investasi saham. Analisis yang digunakan juga tergantung dari kebutuhan investasi itu sendiri. Biaya fee admin investasi saham juga lebih tinggi daripada Reksadana, tergantung pada jumlah transaksi yang dibayarkan

 

Itulah beberapa ulasan dan sedikit informasi mengenai Perbedaan Investasi Saham dan Reksadana. Semoga bermanfaat dan selamat berinvestasi.

 

. Perbedaan Investasi Saham dan Reksadana

Advertisement

✅REKOMENDED:  Ketahui Beberapa Aplikasi Hitung Pajak Otomatis